Berita Sarolangun

Tunggakan Pembayaran Listrik di Sarolangun Membengkak! Semester Satu Capai Rp 3,2 Miliar

Tak disangka, tagihan listrik masyarakat kabupaten Sarolangun membengkak hingga milyaran rupiah.

Tunggakan Pembayaran Listrik di Sarolangun Membengkak! Semester Satu Capai Rp 3,2 Miliar
ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA
Ilustrasi 

Tunggakan Listrik di Sarolangun Semester Satu Membengkak! Capai Rp 3,2 Miliar

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Tak disangka, tagihan listrik masyarakat kabupaten Sarolangun membengkak hingga milyaran rupiah.

Terhitung dari semester satu atau bulan januari hingga juni 2019, tunggakan pembayaran listrik itu mencapai total senilai Rp 3.2 Milyar.

Nilai itu terdiri dari tunggakan per satu bulan lancar dengan nilai Rp 1,5 Milyar, tunggakan lembar kedua (dua bulan,red) Rp 800 juta, tunggakan tiga lembar Rp 300 juta dan empat lembar ke atas senilai Rp 800 juta.

Tak hanya itu, untuk seluruh instansi di pemda sarolangun, tunggakan mencapai senilai 524 juta.

Tagihan juga dikenakan yang paling banyak di sektor Penerangan Jalan Umum (PJU) senilai Rp 528 juta dan untuk perkantoran yang mencapai 300 jutaan.

Baca: Kabar Terbaru PNS yang Viral Karena Diduga Hina Babu, Kini Dimutasi Jadi Staff Kelurahan

Baca: Ramalan Zodiak Sabtu 29 Juni 2019, Taurus Menikmati Belanja, Bagaimana Zodiak Lainnya?

Baca: Kisah Mistis Bus Hantu Cikampek-Bandung Viral, Ki Kusumo Ungkap Ada Energi Cukup Tebal

Manager PLN ULP Sarolangun, Rinaldo Jaya Sitorus mengaku jika tagihan yang paling banyak ada di sektor PJU.

Atas hal itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait yaitu Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim).

"Kita sudah komunikasi Dinas Perkim. Dan mereka (dinas perkim) hanya sanggup membayar hanya 383 juta, mereka minus bayar 144 juta dan sangat kita sayangkan," katanya.

mengapa tidak, ia menjelaskan, karena pajak penerangan jalan dari iuran masyarakat itu bisa mencapai 11 Milyar dalam kurun waktu 1 tahun.

Artinya, 10 persen dari rekening, bisa sampai 10 hingga 11 Milyar. Sementara yang dianggarkan pemda hanya 2.5 miliar dan hanya seperempat dari yang dibayarkan masyarajat.

"Ini sangat kita sayangkan," ujarnya.

Baca: Di Ambang Cerai, Terungkap Biaya Jor-joran Pernikahan Song Song Couple, Miliaran Untuk 1,5 Tahun

Baca: Ayah Aniaya 2 Anak Kandungnya, Pelaku: Anakku Wes Tak Pacul, Wes Tak Pateni

Baca: Siswi SD Diajak Nonton Film Panas, Siswanya Diusir Keluar, Kelakuan Pak Guru Nakal di Muaraenim

Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved