Info Terkini Tanjab Barat

Safrial Harap Alokasi APBD Provinsi Jambi Sepadan dengan Kontribusi Daerah

Bupati Safrial secara gamblang menjelaskan betapa pentingnya kontribusi DBH migas yang merupakan sumber pendapatan daerah terbesar kedua di daerah ...

Safrial Harap Alokasi APBD Provinsi Jambi Sepadan dengan Kontribusi Daerah
Istimewa
Bupati Tanjab Barat, Safrial, menjadi narasumber Diskusi Hulu Migas yang mengusung tema "Peran Dana Bagi Hasil (DBH) Dalam Mendukung Pembangunan Daerah", di BW Luxury Hotel Jambi, Kamis (27/6). 

Safrial Harap Alokasi APBD Provinsi Jambi Sepadan dengan Kontribusi Daerah

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial, berharap agar Pemerintah Provinsi Jambi bisa mengalokasikan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) yang sepadan dengan kontribusi daerah kabupaten/kota.

Hal itu di sampaikannya saat menjadi narasumber Diskusi Hulu Migas yang mengusung tema "Peran Dana Bagi Hasil (DBH) Dalam Mendukung Pembangunan Daerah", di BW Luxury Hotel Jambi, Kamis (27/6).

"Kita ini kan daerah penerima DBH migas terbesar di provinsi jambi. Jadi harapan kita, pemerintah provinsi bisa kucurkan dana APBD yang sepadan," katanya.

Memaparkan tentang “Dampak DBH Migas Terhadap Pembangunan Kabupaten Tanjung Jabung Barat”, Bupati Safrial secara gamblang menjelaskan betapa pentingnya kontribusi DBH migas yang merupakan sumber pendapatan daerah terbesar kedua di daerah yang dipimpinnya.

Di depan SKK Migas dan peserta diskusi, bupati juga menyampaikan hingga saat ini pemkab terus berupaya agar putra-putri daerah bisa terserap ke lapangan pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Saat ini, lanjutnya, Pemkab Tanjab Barat telah melaksanakan MoU dengan PEM AK Migas Cepu agar anak-anak daerah bisa belajar menimba ilmu di sana.

"Tahun ini kami minta jatah 20 orang anak daerah untuk belajar di Akademi Migas Cepu. Sepuluh orang dibiayai oleh APBD dan 10 orang sisanya di biayai oleh PetroChina. Jadi daerah kami tidak hanya dapat polusi saja," ujar Bupati.

Ditambahkan Safrial, dirinya selalu siap membentangkan ‘karpet merah’ kepada investor, dengan catatan investor bisa menyerap tenaga kerja asli daerah minimal 50 persen.

"Itu konsekuensi logis. Orang di wilayah kami mengambil migas dan kami juga tidak hanya jadi penonton," tegasnya.

Selain Safrial, narasumber diskusi yang digelar SKK Migas juga menghadirkan Dr Halilul Khairi selaku Deputi Otonomi Daerah Intitusi Pendidikan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri, Heru Windarto selaku Kasubdit Penerimaan Negara dan Pengelolaan PNBP Migas dan Rudi Hartono selaku Perwakilan dari Divisi Formalitas SKK Migas.

Hadir mendampingi Bupati Safrial, Pj Sekretaris Daerah Tanjabbar Yon Heri, Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, anggota DPRD kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, ketua komisi DPRD kabupaten/kota yang membidangi migas dan energi, seluruh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jambi, seluruh jajaran manajemen SKK Migas, akademisi, pimpinan media cetak dan elektronik, forum mahasiswa/i universitas se-Provinsi Jambi dan juga unsur manajemen Kontraktor Kontrak Kerjasama Wilayah Sumbagsel. (adv).

Foto-foto:

Bupati Tanjab Barat, Safrial, menjadi narasumber Diskusi Hulu Migas yang mengusung tema
Bupati Tanjab Barat, Safrial, menjadi narasumber Diskusi Hulu Migas yang mengusung tema "Peran Dana Bagi Hasil (DBH) Dalam Mendukung Pembangunan Daerah", di BW Luxury Hotel Jambi, Kamis (27/6). (Istimewa)
fafaf  adada
Bupati Tanjab Barat, Safrial, menjadi narasumber Diskusi Hulu Migas yang mengusung tema "Peran Dana Bagi Hasil (DBH) Dalam Mendukung Pembangunan Daerah", di BW Luxury Hotel Jambi, Kamis (27/6).(Istimewa)
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved