PASUKAN Elite Inggris SAS Kagumi Aksi Kopassus, Pernah Takluk saat Perang Gerilya di Kalimantan

TRIBUNJAMBI.COM - Kisah Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang pernah berjuang menjaga keutuhan NKRI

PASUKAN Elite Inggris SAS Kagumi Aksi Kopassus, Pernah Takluk saat Perang Gerilya di Kalimantan
Pasukan SAS dan Kopassus 

TRIBUNJAMBI.COM - Kisah Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang pernah berjuang menjaga keutuhan NKRI dari tangan penjajah menarik untuk disimak.

Namun satu ini, bukanlah penjajah, melainkan musuh yang memasuki wilayah Indonesia secara diam-diam.

Kala itu perang terjadi antara Indonesia dan Malaysia dengan satu operasi bernama Trikora, dimana Indonesia harus menghadapi Pasukan Malaysia dan para sekutunya, seperti Inggris, Newzealand dan juga Gurkha.

Baca: Video: Konsumsi Ini, 7 Makanan dan Minuman Dipercaya Bisa Menyehatkan Organ Kewanitaan

Baca: Pilkada Gubernur Jambi, Dukungan ke Ramli Taha Mulai Mengalir

Baca: Hasil Pilkada dan Pemilu Serentak Jadi Evaluasi Pengurus PDIP Jambi

Berbicara pasukan Inggris SAS, siapa sangka pasukan andal satu ini merupakan pengagum Kopassus.

Selain pernah ditaklukkan Kopassus, SAS mengagumi pasukan baret merah saat berlatih perang bersama.

Lalu seperti apa kualifikasi pasukan elit Inggris itu.

Simak di bawah ini ceritanya.

Pada Agustus tahun 2000 satu regu pasukan Inggris yang tergabung dalam pasukan perdamaian PBB (UNAMSIL) di Sierra Leone, Afrika Barat, ditawan dan disandera oleh kelompok milisi bersenjata yang dikenal dengan West Side Boys.

Baca: Alat Kontrasepsi Pernah Jadi Senjata Rahasia Kopaska saat Operasi Trikora yang Bikin Belanda Takut

Baca: VIDEO : 3 Zodiak Ini Ternyata Tak Tulus dalam Berhubungan, Hanya Pura-pura Peduli Sama Orang Lain

Regu pasukan Inggris yang terdiri atas lima personel itu kemudian dibawa masuk ke tengah hutan tempat para milisi West Side Boys bermarkas.

Mereka ditawan dalam sebuah bangunan, dijaga ketat, dan diancam akan ditembak mati jika pemerintah Inggris tidak segera membayar uang tebusan.

Halaman
1234
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved