Kerinci Jajaki Eksport Gula Cair ke Jepang

Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Kerinci, menjajaki eksport gula merah yang diproduksi petani ke luar negeri.

Kerinci Jajaki Eksport Gula Cair ke Jepang

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Kerinci, menjajaki ekspor gula merah yang diproduksi petani ke luar negeri.

Salah satu negara yang sedang dilakukan penjajakan ekspor yakni negara Jepang, yang sudah menyatakan ketertarikannya terhadap gula di Kerinci.

Kepala Disbunak Kerinci, Efrawadi saat dikonfirmasi mengakui adanya upaya penjajakan eksport tebu ke Jepang. “Eksport dalam bentuk gula cair,” katanya.

Saat ini katanya, di Kerinci terdapat 1.862 hektare perkebunan tebu milik masyarakat. Perkebunan ini, tersebar di Desa Giri Mulyo, Sungai Asam, Sungai Bermas, dan di Lindung Jaya.

Baca: VIDEO: Viral Emak-emak Joget Sambil Acungkan Senapan Laras Panjang di Muaro Bungo Jambi

Baca: Bupati Merangin Panggil Belasan Kades dan Camat, Al Haris Kecewa ada Kades Ikut Main PETI

Baca: Soal Putusan Sengketa Pilpres 2019, Refly Harun Sebut Bisa Jadi Akan Ada Kabar Buruk Untuk Prabowo

Baca: FAKTA Gaji Perawat Jepang Lebih Tinggi Dibanding Gaji Menteri di Indonesia, Ada 345.150 lowongan!

Baca: Jakarta Hari Ini, Massa sudah Berkumpul di Beberapa Titik, Brimob Disiagakan

“Sekarang sudah dibangun 31 lokasi pengolahan tebu menjadi gula merah, untuk mendukung kegiatan produksi petani,” ucapnya.

Selama ini, produksi gula merah di Kerinci, lebih banyak dipasok untuk kebutuhan lokal, dan beberapa pabrik kecap yang ada di Padang dan Jambi.

“Kelebihan tebu Kerinci, bisa dipanen setiap minggu. Panen tidak dilakukan bersamaan, namun dilakukan dengan cara tebang pilih,” katanya.

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved