Bukan Karena Dendam, Ini Alasan Samsu Tebas Leher Rizki Rekan Sekerjanya

Samsu mengaku tersinggung dengan kata-kata Rizki, hingga tega menghabisi nyawa rekan sekerjanya tersebut.

Bukan Karena Dendam, Ini Alasan Samsu Tebas Leher Rizki Rekan Sekerjanya
tribunjambi/Abdullah Usman
Polres Tanjab Timur menggelar press releas pembunuhan sadis di Warga Desa Sungai Beras. 

Bukan Karena Dendam, Ini Alasan Samsu Tebas Leher Rizki

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Samsu mengaku tersinggung dengan kata-kata Rizki, hingga tega menghabisi nyawa rekan sekerjanya tersebut.

Warga Desa Sungai Beras, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Rabu pagi dihebohkan dengan pembunuhan sadis yang dilakukan oleh seorang pria terhadap rekan sekerjanya.

Berdasarkan keterangan tersangka Samsu (37) dalam press release yang digelar di Polres Tanjung Jabung Timur mengatakan, kejadian pembubuhan tersebut terjadi secara spontan ditengarai karena tersinggung ucapan korban.

"Sebelumnya korban Rizki (30) meminjam uang sebesar Rp 2 juta ke saya untuk biaya pengobatan orang tuanya di rumah sakit. Saya hanya menasehatinya untuk dapat kerja lebih giat lagi agar bisa bayar hutang, namun dia menjawab dengan kata-kata yang tidak enak sehingga tragedi pembantaian pun terjadi," ujar Samsu pada Tribunjambi.com.

Baca: Segini Anggaran Rehab Rest Area Sarolangun Jadi Pusat Rehabilitasi Nakoba, Sampai Harus Bertahap

Baca: Stok Habis, Harga Cabai di Angso Duo Tembus Rp 80 Ribu Sekilo

Baca: Kantor Imigrasi Muarojambi Segera Beroperasi, Bupati Masnah dan Kemenkumham Sepakat Tandatangani Mou

Baca: VIDEO: Viral Emak-emak Joget Sambil Acungkan Senapan Laras Panjang di Muaro Bungo Jambi

Dia mengaku baru sekitar dua mingguan kenal korban di lokasi tempat kerjanya.

"Perbuatan tersebut murni spontan karena ucapan korban,  bukan dilatar belakangi karena dendam atau apapun," jelasnya.

Sementara itu Kapolres Tanjung Jabung Timur AKBP Agus Desri Sandi, mengatakan dari hasil keterangan tersangka motif pelaku sendiri dilatar belakangi masalah hutang.

"Dengan perbuatan tersebut, tersangka diancam hukuman penjara 15 tahun. terbukti melanggar pasal 33 KUHP," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, tersangka menghabisi nyawa korban dengan cara menebas leher korban yang tengah berbaring di atas pembaringan dengan menggunakan parang panjang hingga korban tewas di lokasi.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved