Tanaman Ini Ternyata Paling Beracun di Dunia, Miliki Efek 6 Ribu Kali Lebih Mematikan dari Sianida

Buah yang mirip rambutan itu bernama Ricinus communis, 6 ribu kali lebih mematikan dari sianida dan menjadi tanaman paling beracun di dunia.

Tanaman Ini Ternyata Paling Beracun di Dunia, Miliki Efek 6 Ribu Kali Lebih Mematikan dari Sianida
wildlife_encounters
Tanaman biji jarak beracun paling berbahaya di dunia. 

Tanaman Indah Ini Ternyata Paling Beracun di Dunia, Miliki Efek 6 Ribu Kali Lebih Mematikan dari Sianida

TRIBUNJAMBI.COM - Salah satu tanaman paling beracun di dunia yang mirip rambutan memiliki efek 6 ribu kali lebih mematikan dari sianida.

Buah yang mirip rambutan itu bernama Ricinus communis, 6 ribu kali lebih mematikan dari sianida dan menjadi tanaman paling beracun di dunia.

Meskipun 6 ribu kali lebih mematikan dari sianida, Buah yang mirip rambutan dan menjadi tanaman paling beracun di dunia ini kerap ditemukan di sekitar rumah.

Pasalnya, tanaman yang berbuah seperti rambutan ini tampak sangat cantik, sehingga kerap dijadikan sebagai tanaman hias di sekitar rumah.

Baca: BREAKING NEWS: Bupati Merangin Rombak Pejabat, 18 Pejabat Eselon II, III dan IV Siang Ini Dilantik

Baca: Wabup Amir Sakib Targetkan Tanjab Barat Raih Peringkat Pertama P2WKSS Tingkat Provinsi

Selain itu, tak banyak yang tahu tentang betapa bahaya racun pada tanaman yang bernama Ricinus Communis ini.

Seperti yang pernah diwartakan Grid.ID sebelumnya, di Indonesia, Ricinus Communis memiliki istilah lain dengan sebutan yang berbeda-beda.

Sebagian besar warga Indonesia mengenal tanaman yang mirip rambutan ini dengan nama biji jarak.

Sedang di Jawa Barat tanaman ini juga disebut dengan Kaliki, di Sumatera dikenal dengan nama Dulang atau Gloah, sedangkan di Madura denga sebutan Kaleke.

Namun, Ricinus Communis ternyata menjadi tanaman paling berbahaya di dunia.

Seperti yang Grid.ID lansir dari laman curiosity.com, Ricinus Communis dikenal sebagai tanaman paling beracun di dunia.

Hal ini lantaran tanaman yang disebut sebagai "Palm of Christ" ini memiliki biji beracun.

Biji beracun tanaman Ricinus Communis bahkan 6000 kali lebih mematikan dari sianida.

Baca: Siapa Caleg PAN yang Bakal Menduduki Jabatan Ketua DPRD Tanjab Timur? Romi Bocorkan Kriterianya

Baca: Pelarian Mindo Tampubolon Terhenti Setelah 6 Tahun, Mantan Perwira Polda Kepri Gorok Leher Istri

Tak hanya itu, biji tanaman tersebut juga 12 ribu kali lebih berbahaya dari racun ular berbisa.

Tanaman Ricinus Communis bahkan masuk Guinness Book of World Records edisi 2007 sebagai tanaman paling beracun di dunia.

Oleh karena itu, sebiji tanaman ini bisa sangat berbahaya dan mematikan.

Menurut instruktur botani di Palomar Junior College, Wayne Armstrong dalam artikel 1982 di Makalah Lingkungan Southwest pernah memuat bahwa biji jarak merupakan tanaman paling mematikan di bumi.

Sedangkanmenurut Gizmodo, menelan 4-8 biji jarak dapat menyebabkan sensasi terbakar di dalam mulut dan tenggorokan, serta sakit perut yang ekstream.

Bahkan dalam 36 jam, bisa menyebabkan diare berdarah dan pada 3-5 hari racun tersebut tidak dapat disembuhkan sehingga bisa menyebabkan kematian.

Badan Kesehatan Amerika menyarankan agar tidak sekali-kali mendekati tanaman ini.

"Karena tak ada obat penawar racun untuk ricin, faktor yang paling penting adalah menghindari paparan racunya."

Sebagai informasi, dosis bubuk risin seukuran beberapa butir garam meja bisa membuat rorang dewasa meninggal.

Baca: Usai Banting Anak Hingga Tewas, Arifin Justru Tersenyum dan Cengar-cengir!

Baca: Terlalu Brutal Saat Berhubungan Intim di Malam Pertama, Wanita Ini Tewas Mengenaskan, Kronologinya

Hal ini pernah terjadi pada kasus pembunuhan seorang diplomat Bulgaria tahun 1978 dengan cara ditusuk dengan ujung payung yang berisi risin, sehingga meninggal.

Meski sangat berbahaya, minyak biji jarak dapat digunakan untuk mengolah berbagai produk seperti cat, pernis, pelumas untuk mesin jet, nilon, dan sebagainya.

Bahkan, saat ini sedang dilakukan penelitian untuk mencari khasiat dari biji jarak sebagai pengobatan kanker dan AIDS.

Pasalnya, beberapa orang Mesir Kuno, Romawi, dan Yunani telah memanfaatkannya untuk pengobatan.

Salah satu alasan tanaman beacun ini masih dimanfaatkan karena dapat didetoksifikasi dengan cara perawatan panas untuk menghilangkan racun-racun yang berbahaya.

Baca: 10 Makanan Minuman yang Sebenarnya Tidak Boleh Dimakan Mentah, Mulai Madu hingga Susu

Baca: Ibunya Sering Gunakan Kosmetik Krim Pemutih Palsu, Bayi Ini Tertular Alergi Kulit Lewat ASI

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Mirip Rambutan, Buah Ini Ternyata Dikenal Sebagai Tanaman Paling Beracun di Dunia !, https://bogor.tribunnews.com/2019/06/26/mirip-rambutan-buah-ini-ternyata-dikenal-sebagai-tanaman-paling-beracun-di-dunia?page=all.

Editor: khairunnisa

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved