Mengapa Polisi Larang Keras Masyarakat Beli Motor Berkode ST Sekarang, Ternyata Ini Penyebabnya!

menurut Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Bayu Pratama Gubunagi menjelaskan, pihaknya saat ini tengah mensosialisasikan

Mengapa Polisi Larang Keras Masyarakat Beli Motor Berkode ST Sekarang, Ternyata Ini Penyebabnya!
DOK. MOTOR PLUS
Mengapa Polisi Larang Keras Masyarakat Beli Motor Berkode ST Sekarang, Ternyata Ini Penyebabnya! 

Mengapa Polisi Larang Keras Masyarakat Beli Motor Berkode ST Sekarang, Ternyata Ini Penyebabnya!

TRIBUNJAMBI.COM - Mulai sekarang polisi melarang keras masyarakat untuk membeli motor berkode ST.

Lantas apa alasannya?

Ternyata hal ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009.

menurut Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Bayu Pratama Gubunagi menjelaskan, pihaknya saat ini tengah mensosialisasikan peraturan penghapusan legalitas ranmor jika STNK mati dan tidak diperpanjang selama dua tahun.

Untuk menjalankan peraturan ini pihaknya perlu berkoordinasi dengan pembinaan Samsat karena menyangkut beberapa faktor lain, antara lain pajak kendaraan bermotor.

Jika sudah dihapus dari daftar regident ranmor, maka kendaraan itu tidak bisa didaftarkan kembali atau registrasi ulang.

Dengan kata lain, kendaraan itu jadi bodong seperti kendaraan curian.

"Setelah dihapuskan tidak bisa diregistrasi kembali," tegas Kompol Bayu.

Sesuai Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012, kendaraan bermotor yang sudah dihapus dari daftar regident tidak dapat diregistrasi kembali.

Halaman
123
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved