Korban Kerusuhan 22 Mei Dianiaya Aparat atau Dieksekusi di Tempat Lain & Dibuang ke Lokasi?

Kerusuhan yang terjadi pada aksi 22 Mei 2019 lalu masih menyisakan misteri hingga saat ini. Aksi yang memakan korban beberapa orang meninggal

Korban Kerusuhan 22 Mei Dianiaya Aparat atau Dieksekusi di Tempat Lain & Dibuang ke Lokasi?
(Kolase Tribunnews.com)
Kondisi Jakarta aksi 22 Mei, tiga titik jadi sorotan, massa bentrok 

Korban Kerusuhan 22 Mei Dianiaya Aparat atau Dieksekusi di Tempat lain dan Jasad di Buang ke Lokasi Kerusuhan?

TRIBUNJAMBI.COM - Kerusuhan yang terjadi pada aksi 22 Mei 2019 lalu masih menyisakan misteri hingga saat ini.

Aksi yang memakan korban beberapa orang meninggal ini masih diselidiki.

Tribunjambi.com mengutip dari laman Kompas dan mengkompilasi tentang korban kerusuhan 22 Mei.

Aiman Kompas TV dalam investigasinya menemukan fakta jika korban dieksekusi di tempat lain dan jasad dibuang ke lokasi kerusuhan.

Namun penelity dari Amnesty Internasional menemukan 4 korban kerusuhan dianiaya aparat.

Baca: Hotman Paris Tawari Suami Barbie Kumalasari Gaji Rp 10 Juta untuk Bawakan Tas, Ikan Asin

Baca: Cabuli Pacar di Depan Bibinya yang Sedang Tidur, Ketahuan Pas Lagi Asyik

Baca: Sempat Ingin Rehabilitasi, Pengacara Beberkan Alasan Roro Fitria Lebih Tabah Jalani Masa Hukuman

Baca: Wamil Kim Soo Hyun Selesai 1 Juli 2019

Setidaknya ada empat korban dugaan penyiksaan yang dilakukan personel Brimob saat kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Jakarta.

Hal ini diungkapkan oleh Peneliti Amnesty International Indonesia Papang Hidayat di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019).

Papang mengatakan, kejadian tersebut terjadi di sebuah lahan kosong di Kampung Bali, Jakarta Pusat, pada 23 Mei 2019 pagi.

"Kita mengindentifikasi ada 5, paling sedikit 4, jadi ada 4 korban lainnya di Kampung Bali pada saat bersamaan. Ini kejadian di situ sekitar pukul 05.30 WIB ada personel Brimob yang memaksa masuk dibukain pintu oleh petugas service parking," kata Papang.

Peneliti Amnesty International Indonesia, Papang Hidayat, di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019). (KOMPAS.com/Devina Halim)
Peneliti Amnesty International Indonesia, Papang Hidayat, di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (25/6/2019). (KOMPAS.com/Devina Halim) ()
Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved