Berita Tebo

Kejari Tebo Periksa 20 Kades Pada Kasus Dugaan Korupsi LPJU, Perkiraan Kerugian Negara Rp 1,6 Miliar

Kasus pembangunan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) tersebut menelan kerugian sekitar Rp 1,689 miliar.

Kejari Tebo Periksa 20 Kades Pada Kasus Dugaan Korupsi LPJU, Perkiraan Kerugian Negara Rp 1,6 Miliar
TRIBUNJAMBI/MAREZA SUTAN AJ
Kantor Kejaksaan Negeri Tebo 

Kejari Tebo Periksa 20 Kades Pada Kasus Dugaan Korupsi LPJU, Perkiraan Kerugian Negara Rp 1,6 Miliar 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO - Usai menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi pada pembangunan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU), tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo memeriksa sejumlah saksi.

Informasi yang Tribunjambi.com, ada 20 saksi yang diperiksa, Rabu (26/6/2019).

Adapun tersangka yang ditetapkan adalah S dan C.

Sebelumnya, Kasi Pidsus Kejari Tebo, Efan Apturedi mengatakan, kasus pembangunan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) tersebut menelan kerugian sekitar Rp 1,689 miliar.

"Sejauh ini, sudah kita tetapkan nilai kerugiannya. Itu ada sejumlah Rp 1,689 miliar," katanya, beberapa waktu lalu.

Baca: Sempat Ditunda Tiga Kali Akhirnya Citilink Mendarat di Bandara Bungo, Mashuri: Ini Momen Bersejarah

Baca: Video Viral, Emak-emak Joget Sambil Acungkan Senapan di Bungo Jambi, Ini Fakta Sebenarnya

Baca: Tiba-tiba Fahri Hamzah Tolak Bahas Polemik Status Maruf Amin di Bank, Apa Alasan Sebenarnya?

Dapat diinformasikan, pembangunan LPJU di Kabupaten Tebo tersebut diperuntukkan pada 102 desa. LPJU ini dibangun dengan menggunakan anggaran dana desa.

Saat berita ini ditulis, sejumlah saksi masih diperiksa dan Tribunjambi.com masih menunggu keterangan resmi dari pihak Kejari Tebo. (Tribunjambi.com/Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved