Berita Tanjab Timur

Antisipasi Banjir, PUPR Tanjabtim Lakukan Normalisasi Sungai, Segini Anggaran yang Disiapkan

Normalisasi Sungai, PUPR Tanjab Timur Anggarkan Rp 25 Milyar, Antisipasi Banjir dan Tingkatkan Hasil Pertanian

Antisipasi Banjir, PUPR Tanjabtim Lakukan Normalisasi Sungai, Segini Anggaran yang Disiapkan
tribunjambi/abdullah usman
Kadis PUPR Tanjab Timur, Risdiansyah 

Antisipasi Banjir, PUPR Tanjabtim Lakukan Normalisasi Sungai, Segini Anggaran yang Disiapkan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Mengantisipasinya banjir sekaligus meningkatkan hasil pertanian masyarakat, tahun ini Dinas PUPR Tanjung Jabung Timur, menganggarkan dana untuk normalisasi kawasan sungai.

Mengingat sebagian besar kawasan penduduk di Kabupaten Tanjung Timur mendiami kawasan pesisir laut dan sungai.

Beberapa kawasan sungai di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, harus dilakukan normalisasi, karena kondisi sungai yang semakin dangkal dan sempit akibat rumput liar.

Baca: Meski Airnya Keruh, BLHD Sebut Lima Sungai di Kabupaten Bungo Masih Layak, Ini Penjelasannya

Baca: Tanaman Ini Ternyata Paling Beracun di Dunia, Miliki Efek 6 Ribu Kali Lebih Mematikan dari Sianida

Baca: Siapa Caleg PAN yang Bakal Menduduki Jabatan Ketua DPRD Tanjab Timur? Romi Bocorkan Kriterianya

Menanggapi itu, Dinas PUPR Tanjung Jabung Timur tahun 2019 ini telah menganggarkan dana khusus untuk normalisasi kawasan sungai.

"Untuk normalisasi sungai tahun ini kita anggarkan sebesar Rp 25 milyar, tersebar di beberapa titik," kata Kadis PUPR Tanjab Timur, Risdiansyah, kepada Tribunjambi.com.

Baca: Pelarian Mindo Tampubolon Terhenti Setelah 6 Tahun, Mantan Perwira Polda Kepri Gorok Leher Istri

Baca: Tampilkan Syair Berdah, Panggung Penggalangan Dana Untuk Saidin Musisi Jambi Pengidap Tumor Colli

Baca: VIDEO: Siapa Sebenarnya Joanna Palani? Sniper Pembunuh Ratusan ISIS Kepalanya Dihargai Rp 13 M

Menurutnya, untuk titik-titiknya tidak tahu pasti yang jelas Rp25 miliar tersebut tersebut merupakan anggaran dari APBD dan dari dana DAK Rp4 milyar.

Dana DAK Rp4 miliar tersebut kata Risdiansyah, tidak untuk 11 kecamatan melainkan beberapanya saja. Tentunya yang mendukung program LP2B.

"Tahun ini kita dapat di kota harapan dan Siau Dalam," jelas Risdiansyah, kepada Tribunjambi.com.

Selain mengantisipasi saat terjadinya banjir, normalisasi tersebut bilang Risdiansyah, juga diharapkan untuk meningkatkan hasil perekonomian masyarakat terutama mereka yang berada di kawasan pesisir dan pinggiran sungai.

Sementara itu perwakilan Balai Sumatera VI yang tergabung dalam Satker, Iwan Fauzi, saat dikonfirmasi usai menggelar rapat bersama Pemkab Tanjung Jabung Timur mengatakan, dalam hal ini pihaknya bekerja sama dengan Pemkab Tanjung Jabung Timur.

Baca: 10 Makanan Minuman yang Sebenarnya Tidak Boleh Dimakan Mentah, Mulai Madu hingga Susu

Baca: Vanessa Angel Hadapi Vonis, Perjalanan Kasus Konten Porno Jerat VA hingga Dituntut 6 Bulan Penjara

Baca: Dinikahi Perwira Polisi, Jarang Tampil di TV, Uut Permatasari Makin Cantik dengan Wajah Tirusnya

"Tahun ini kita memiliki dua kegiatan yaitu air baku dan rawa, yang berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan Perkim guna sinkronisasi program. Sehingga antara kabupaten dan pusat tidak tumpang tindih," jelasnya .

Di Tahun 2019 ini ada program enam DR, untuk kawasan rawa dua paket dan delapan titik untuk kawasan sumur bor yang tersebar di setiap kecamatan di Tanjab Timur.

Normalisasi Sungai, PUPR Tanjab Timur Anggarkan Rp 25 Milyar, Antisipasi Banjir dan Tingkatkan Hasil Pertanian (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved