Setelah Hori Gadaikan Istri, Suami Pasang Tarif Rp 3 Juta untuk Intim dengan Istri Bisa Main Bertiga

Ujung menuturkan dalam melancarkan aksi seks menyimpangnya, tersangka memanfaatkan jejaring media sosial Facebook. Di media sosial itulah tersangka

Setelah Hori Gadaikan Istri, Suami Pasang Tarif Rp 3 Juta untuk Intim dengan Istri Bisa Main Bertiga
banjarmasin post group/ nia kurniawan
Ilustrasi prostitusi 

Setelah Hori Gadaikan Istri, Suami Ini Pasang tarif Rp 3 Juta untuk Intim dengan Istrinya, Bisa Main Bertiga Juga

TRIBUNJAMBI.COM, MALANG - Pria 25 tahun asal Kabupaten Lamongan, Farid Sugiarto, menjajakan istrinya untuk melayani seks menyimpang berhubungan seks berbarengan, dengan tarif Rp 3 juta.

Satreskrim Polres Malang akhirnya menangkap warga Desa Sumberejo, Kabupaten Lamongan tersebut di salah satu hotel di Kabupaten Malang, Rabu (19/6/2019).

"Berawal dari laporan masyarakat. Ada pasangan suami istri yang menawarkan layanan seks menyimpang di hotel. Atas dasar informasi tersebut kami lakukan penyelidikan dan penangkapan," Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, saat menggelar kasus perkara, Senin (24/6/2019).

Baca: Viral - Kisah Mantri Patra, Petugas Medis di Pedalaman Papua yang Meninggal Karena Kehabisan Obat

Baca: Kritik Pernyataan Mahfud MD soal KTP Palsu, Bambang Widjojanto: Tak Pantas Dikutip

Baca: Setelah Dul, Al Ghazali Juga Pilih Tinggal Bareng di Rumah Maia Estianty, Barang Baru di Rumah Bunda

Ujung menuturkan dalam melancarkan aksi seks menyimpangnya, tersangka memanfaatkan jejaring media sosial Facebook.

Di media sosial itulah tersangka menggaet para pelanggan untuk dapat menikmati istrinya.

Begitu sepakat, tersangka dan istri langsung mendatangi hotel yang sudah disepakati untuk berhubungan seks.

Sekali kencan, tersangka mematok tarif Rp 3 juta.

ilustrasi prostitusi online
ilustrasi prostitusi online ()

"Di dalam grup Facebook, tersangka menawarkan sensasi berhubungan seks dengan pasangan suami-istri. Harus transfer dulu. Kemudian mereka (pasutri) berhubungan seksual bersama dengan pelanggan. Pelanggan pula yang menentukan hotelnya," kata Ujung.

Ujung menerangkan, tersangka dijerat dengan Pasal 2 UU Nomor 21/2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pasal 30 JO Pasal 4 Ayat 2 Huruf D/2008 tentang Pornografi.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved