Berita Kerinci

Larang Petani Jemur Kopi di Jalan, Pemkab Kerinci Beri Alat ini ke Petani

Larang Petani Jemur Kopi di Jalan, Pemkab Kerinci Beri Alat ini ke Petani

Larang Petani Jemur Kopi di Jalan, Pemkab Kerinci Beri Alat ini ke Petani
TRIBUN JAMBI/DARWIN SIJABAT
08072018_kopi 

Larang Petani Jemur Kopi di Jalan, Pemkab Kerinci Beri Alat ini ke Petani

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Kerinci memberikan bantuan mesin pengolahan kopi secara cuma-cuma kepada petani.

Pemberian mesin yang disalurkan melalui kelompok tani ini, dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas kopi, khususnya kopi jenis robusta di Kerinci.

Untuk diketahui, selama ini pengolahan kopi masih dilakukan secara tradisional. Banyak petani yang memilih menjemur kopi di jalan raya, sehingga terkontaminasi debu dan benda lainnya.

Baca: Selain di MK Eddy Hiariej Ahli Kubu 01 Ternyata Pernah Bersaksi untuk Jessica Kopi Sianida

Baca: Terungkap, Mungkin Terbesar di Indonesia, Gunung Masurai di Merangin, Jambi, Ternyata Punya Kaldera

Baca: Menanti Putusan MK, Gatot Nurmantyo Minta Semua Pihak Percaya pada Hakim Mahkamah Konstitusi

“Setelah adanya bantuan mesin ini, kopi yang dipanen tidak boleh lagi dijemur di jalan. Kopi harus diolah langsung di kebun,” kata Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kerinci, Efrawadi, Selasa (25/6/2019).

Diakuinya, karena alasan kurang higenis, pemain-pemian ekspor enggan membeli robusta dari Kerinci. Mereka lebih banyak membeli kopi dari Bengkulu dan Lampung.

“Makanya kopi dari Kerinci dijual dulu ke Lampung, kemudian disortir dan kemudian diekspor. Selain itu, petani di Kerinci juga tidak melakukan petik merah, sehingga kualitas turun,” ujarnya.

Baca: DPP Gerindra yang Putuskan Siapa Ketua atau Wakil Ketua di DPRD

Baca: Dijuluki Dokter Gila, Sosok Pria Bernama Oey Tiong Hian yang Ingin Jadi Frogman Kopaska TNI AL

Baca: Seleni Casanova, Wakili Jambi ke Ajang Astra Honda Motor Best Student Tingkat Nasional 2019

Di Kerinci sendiri, terdapat 6.000 hektar lahan kopi robusta, yang tersebar di hampir semua kecamatan, terutama di Kerinci bagian hilir.

“Hanya di Kayu Aro, Kayu Aro Barat, dan Gunung Tujuh yang tidak dilakukan pembudayaan robusta. Selebihnya di semua kecamatan di Kerinci, terdapat lahan kopi robusta,” ucapnya.

Kondisi ini, tidak berlaku untuk kopi jenis arabika. Di mana selama ini, arabika Kerinci selalu menjadi nomor satu di dunia, dan mengalahkan kualitas kopi dari negara lain.

Larang Petani Jemur Kopi di Jalan, Pemkab Kerinci Beri Alat ini ke Petani (Heru Pitra/Tribun Jambi)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved