Pilpres 2019

Sikap Tak Biasa Mahfud MD Sindir Keponakannya Hairul Hanas Bersaksi Bela Kubu Prabowo-Sandiaga di MK

Tak hanya menyoroti kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Mahfud MD juga menilai keponakannya Hairul Hanas saat menjadi saksi di persidangan MK.

Sikap Tak Biasa Mahfud MD Sindir Keponakannya Hairul Hanas Bersaksi Bela Kubu Prabowo-Sandiaga di MK
(Rina Ayu/Tribunnews.com)
Sikap Tak Biasa Mahfud MD Sindir Keponakannya Hairul Hanas Bersaksi Bela Kubu Prabowo-Sandiaga di MK 

Sikap Tak Biasa Mahfud MD Sindir Keponakannya Hairul Hanas Bersaksi Bela Kubu Prabowo-Sandiaga di MK

TRIBUNJAMBI.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyoroti hasil sidang sengketa Pilpres 2019.

Tak hanya menyoroti kubu Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Mahfud MD juga menilai keponakannya Hairul Hanas saat menjadi saksi di persidangan MK.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai bukti dan saksi yang dihadirkan kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak bisa membuktikan gugatan mereka dalam sidang sengketa hasil pilpres 2019 di MK.

Diberitakan TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Mahfud MD melalui teleconference dalam program Apa Kabar Indonesia Malam tvOne,Minggu (23/6/2019).

Mahfud awalnya menyinggung soal klaim Prabowo-Sandi soal kesalahan angka perolehan suara yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca: Lahan Perusahaan Prabowo Subianto di Aceh Akan Diambil Alih, Dibagikan Untuk Bekal Keluarga Baru

Baca: Analisis Pengamat Jelang Keputusan Sidang Sengketa Hasil Pilpres 2019? Benarkah Bisa Seperti ini?

Baca: Politisi PAN Faldo Maldini Sebut Prabowo Mungkin Gabung Jokowi. Nggak Ada yang Salah

Baca: Cara Kopassus Mendapat Ilmu Rahasia Kebal, Tiga Jawara Banten Bentengi Pembebasan Sandera

Mahfud menyebutkan, klaim tersebut sama sekali tidak dibuktikan dalam persidangan itu.

"Itu sama sekali tidak dibuktikan. Dan juga apa dalilnya? Kemudian buktinya apa? Sama sekali tidak disebut," kata Mahfud.

Karena tidak ada bukti, Mahfud lantas menilai, keputusan KPU tentang angka tersebut harus dianggap benar.

Selain itu, Mahfud juga menyoroti soal klaim bahwa ada kecurangan pemilu yang terstruktur, sistematis dan masif.

Halaman
123
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved