Menghitung Peluang BPN Prabowo-Sandi Menang Gugatan Sengketa Pilpres 2019, Putusan 28 Juni 2019!

Pelaksanaan sidang sengketa Pilpres 2019 telah selesai, dan Mahkamah Konstitusi akan mengumumkan hasilnya pada 28 Juni 2019 mendatang.

Menghitung Peluang BPN Prabowo-Sandi Menang Gugatan Sengketa Pilpres 2019, Putusan 28 Juni 2019!
(repro kompas tv)
Ketua Tim Pengacara Pasangan Calon Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Bambang Widjojanto, memperkenalkan anggota tim pengacara pada sidang perdana Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNJAMBI.COM - Pelaksanaan sidang sengketa Pilpres 2019 telah selesai, dan Mahkamah Konstitusi akan mengumumkan hasilnya pada 28 Juni 2019 mendatang.

Bagaimana peluang kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo - Sandi menangkan gugatan sengketa Pilpres 2019?

Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Feri Amsari memprediksi, kecil kemungkinan kubu BPN Prabowo - Sandiaga Uno menangkan gugatan sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konsitusi.

Baca: Siapa Artis Inisial RW yang Dikabarkan Dekati Ranty Maria? Lewati Mischa yang sedang Jomblo

Baca: TNI Berhasil Gagalkan Penyelundupan 1.445 Liter BBM ke Negara Timor Leste, Diamankan di 3 Tempat

Baca: Dahnil Anzar: Terkait Kompromi Jabatan Sama Sekali Belum Terpikir Oleh Pak Prabowo dan Bang Sandi

Menurutnya, alat bukti yang ditunjukkan oleh tim hukum kubu BPN Prabowo - Sandi tak kuat.

Kuasa Hukum Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto
Kuasa Hukum Badan Pemenangan Nasional ( BPN) Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (TRIBUNNEWS.COM/TAUFIK ISMAIL)

"Saya selalu melihat perkara perselisihan ini dari alat bukti yang ditampilkan. Nah, sejauh ini alat bukti yang ditampilkan tidak memperlihatkan alat bukti yang kuat," ujar Feri Amsari dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (23/6/2019), dilansir dari Kompas.com.

Baca: Norma dan Etika yang Harus Dijaga Saat Traveling ke 10 Negara Ini, Simak Ya!

Baca: Dandim 0415/Batanghari Letkol Inf Widi Rahman Tinjau Lokasi TMMD ke-105 di Desa Ladang Peris

Baca: Ustaz Abdul Somad Angkat Bicara Soal Fatwa Haram PUBG Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh.

Misalnya, menurut Feri, saat tim hukum Prabowo - Sandiaga Uno mencoba untuk membuktikan tudingan penyelewengan dalam perolehan suara.

Ia menilai, tim hukum Prabowo - Sandiaga Uno belum memperlihatkan bukti yang kuat.

Tim hukum Prabowo - Sandiaga Uno justru malah menarik bukti formulir C1 yang sempat diajukan ke Mahkamah Konstitusi.

"Ini kan permasalahannya, terlepas dari ada persangkaan-persangkaan ya. Karena hukum bukan persangkaan. Kalau saya lihat ini karena kegagalan pihak pemohon melakukan pembuktian. Bukan tidak mungkin akan ditolak atau setidaknya tidak dapat diterima," ujarnya.

Ketua Kode Inisiatif, Veri Junaidi juga menilai dalil kubu Prabowo - Sandiaga Uno soal kecurangan TSM atau terstruktur, sistematis, dan masif belum punya cukup bukti.

Kuasa hukum kubu 01 dan 02, KPU RI hingga Bawaslu berfoto bersama usai berakhirnya sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat pada Jumat (21/6/2019).
Kuasa hukum kubu 01 dan 02, KPU RI hingga Bawaslu berfoto bersama usai berakhirnya sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat pada Jumat (21/6/2019). (Tribunnews.com/Rizal Bomantama)
Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved