Derita MO Wanita Singkawang, Dinikahi Pria Asal China lalu Dipekerjakan Tanpa Upah, Dianiaya Mertua

Nestapa perempuan Singkawang, dinikahi pria China lalu dipekerjakan tanpa upah, saat menstruasi tak mau layani suami malah dianiaya mertua

Derita MO Wanita Singkawang, Dinikahi Pria Asal China lalu Dipekerjakan Tanpa Upah, Dianiaya Mertua
net
Ilustrasi 

Nestapa perempuan Singkawang, dinikahi pria China lalu dipekerjakan tanpa upah, saat menstruasi tak mau layani suami malah dianiaya mertua

TRIBUNJAMBI.COM - Sungguh tragis kisah yang dialami dan disampaikan MO, perempuan asal Singkawang yang diduga telah jadi korban pedagangan manusia.

Ia menjadi pengantin pesanan, yakni dicomblangi untuk menikah dengan pria asal China yang belum pernah ditemuinya.

Harapannya untuk mendapatkan hidup dari pernikahan yang dijanjikan akan manis itu, ternyata berubah petaka.

Berikut kisah nestapa MO, perempuan Singkawang yang menjadi pengantin pesanan, disadur dari Tribun Pontianak.

Baca: Lahan Perusahaan Prabowo Subianto di Aceh Akan Diambil Alih, Dibagikan Untuk Bekal Keluarga Baru

Baca: Nasib Jana Dililit hingga Tewas saat Mandikan Ular Sanca, Bunuh Sang Tuan di Halaman Belakang

MO, satu di antaraa korban pengantin pesanan Tiongkok mengaku tidak pernah diberikan makan selama hidup di Negeri Tirai Bambu.

Selama di Tiongkok, MO juga ternyata dipaksa untuk bekerja tanpa kenal henti.

"Saya dipaksa kerja cepat, enggak dikasih makan dua sampai tiga hari. Terus semua uang dipegang sama mertua saya," ujarnya saat konferensi pers di kantor LBH, Jakarta, Minggu (23/6).

MO, merupakan satu di antara pengantin pesanan yang berhasil kabur dari Tiongkok.

Ia sempat menjalin ikatan pernikahan dengan warga negara Tiongkok selama 9 bulan, dan kerap menjadi korban penganiayaan.

Halaman
1234
Editor: suang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved