BPS Provinsi Jambi

Ada Harapan, Nilai Tukar Petani di Provinsi Jambi Naik 0,34 Persen, Dibanding Bulan Sebelumnya

Ada Harapan, Nilai Tukar Petani di Provinsi Jambi Naik 0,34 Persen, Dibanding Bulan Sebelumnya

Ada Harapan, Nilai Tukar Petani di Provinsi Jambi Naik 0,34 Persen, Dibanding Bulan Sebelumnya
Tribunjambi/Fitri Amalia
Ada Harapan, Nilai Tukar Petani di Provinsi Jambi Naik 0,34 Persen, Dibanding Bulan Sebelumnya 

Ada Harapan, Nilai Tukar Petani di Provinsi Jambi Naik 0,34 Persen, Dibanding Bulan Sebelumnya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di sepuluh kabupaten/kota di Provinsi Jambi, pada Mei 2019, NTP Provinsi Jambi naik sebesar 0,34 persen dibandingkan bulan sebelumnya yaitu dari 98,85 menjadi 99,18.

Peningkatan NTP pada Mei 2019 dikatakan Dadang Hardiwan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, karena indeks harga hasil produksi pertanian yang naik sebesar 1,18 persen, sedangkan indeks harga yang dibayar petani naik sebesar 0,84 persen.

"Peningkatan NTP terjadi pada empat subsektor yaitu subsektor Hortikultura yang naik sebesar 0,37 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yang naik sebesar 0,57 persen, subsektor Peternakan yang naik sebesar 0,92 persen serta subsektor Perikanan yang naik sebesar 0,42 persen," jelasnya baru baru ini.

Baca: TPK Hotel Bintang April 2019 di Jambi 42,42 Persen, BPS: Lebih Rendah dari Bulan Sebelumnya

Baca: BPOM Jambi Temukan 665 Item Produk Tanpa Izin Resmi BPOM, 70 Persen Produk Kosmetik

Baca: Kaki Kirinya Diamputasi, Aldiansyah, Siswa SMA 3 Muarojambi, Korban Kecelakaan yang Butuh Bantuan

Ada kenaikan ada pula penurunan. Penurunan NTP terjadi pada satu subsektor yaitu subsektor Tanaman Pangan yang turun sebesar 0,76 persen.

Selain itu pada bulan Mei 2019 nilai indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 1,18 persen dibandingkan It April 2019, yaitu dari 132,45 menjadi 134,01. Peningkatan It terjadi pada lima subsektor yaitu subsektor Tanaman Pangan yang naik sebesar 0,23 persen.

Subsektor Hortikultura yang naik sebesar 1,23 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yang naik sebesar 1,44 persen, subsektor Peternakan yang naik sebesar 1,51 persen serta subsektor Perikanan yang naik sebesar 1,04 persen.

Baca: Agustus, NTP Di Jambi Naik, Indek Harga Bayar Petani Turun

Baca: TMMD ke 105 Kodim 0415 di Ladang Peris Membantu Meringankan Beban Pemerintah

Baca: Besok Digelar Malam Penggalangan Dana Bertajuk “Bantu Pak Saidin” di Taman Budaya Jambi

Sama halnya dengab It, indeks harga yang dibayar petani (Ib) pada Mei 2019, naik sebesar 0,84 persen bila dibanding dengan Ib April 2019, yaitu dari 133,99 menjadi 135,11. Kenaikan tersebut terjadi pada lima subsektor.

Yaitu subsektor Tanaman Pangan yang naik sebesar 0,99 persen, subsektor Hortikultura yang naik sebesar 0,85 persen, subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat yang naik sebesar 0,87 persen, subsektor Peternakan yang naik sebesar 0,59 persen serta subsektor Perikanan yang naik sebesar 0,62 persen.

"Melalui nilai Ib dapat dilihat fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat perdesaan, khususnya petani yang merupakan bagian terbesar dari masyarakat perdesaan, serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian," jelasnya. 

Halaman
12
Penulis: fitri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved