Berita Provinsi Jambi

223 Paket Pekerjaan di Pemprov Jambi Telah Ditenderkan, 83 Paket Sudah Terkontrak

223 Paket Pekerjaan di Pemprov Jambi Telah Ditenderkan, 83 Paket Sudah Terkontrak

223 Paket Pekerjaan di Pemprov Jambi Telah Ditenderkan, 83 Paket Sudah Terkontrak
Tribunjambi/Zulkifli
Japri, Kepala Unit Kerja Penyedia Barang/Jasa Provinsi Jambi 

223 Paket Pekerjaan di Pemprov Jambi Telah Ditenderkan, 83 Paket Sudah Terkontrak

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Proses tender pengerjaan proyek tahun 2019, sudah dimulai. Ada 223 paket pengerjaan baik yang didanai APBN maupun APBD telah memasuki proses tender.

223 paket itu bernilai Pagu APBN Rp 16.375.589.800, dan Pagu APBD Rp 559.315.999.495.

Kepala Unit Kerja Penyedia Barang/Jasa Provinsi Jambi Japfri mengatakan, dari 223 paket yang telah ditender itu, 83 paket sudah terkontrak dan 140 lainnya masih dalam tahap pemilihan.

Baca: Proses Tender di Muarojambi Meleset dari Target, Sekda Akan Tegur Kepala OPD

Baca: SMA/SMK di Kota Jambi, tak Mampu Tampung Lulusan SMP, PPDB SMA/SMK Provinsi Jambi Dimulai 1 Juli

Baca: Honda Genio, Si Skuter Matik yang Casual Fashionable, Bakal Jadi Identitas dan Tren Generasi Muda

Dari total Pagu tersebut untuk APBD kata dia, bisa dilakukan penghematan sebesar Rp 3,9 M dari Harga Perkiraan Sementara (HPS) yang ditawarkan oleh penyedia.

Namun, dari kegiatan yang sudah tender tersebut, ada tiga sanggahan yang masuk. Ketiganya juga disebut-sebut melanjutkan ke tahap banding karena tidak puas dengan jawaban UKPBJ atas sanggahan mereka.

"Tapi kami belum bisa memastikan sanggah banding itu tepat waktu atau tidak," kata Jafri, Senin (24/6/2019).

Baca: Walikota Jambi Nominasi Indonesias Attractiveness Index 2019, Fasha Presentasi Dihadapan Pakar

Baca: Mahfud MD Akhirnya Tanggapi Kesaksian Keponaknya Sewaktu Jadi Saksi 02 di MK, Terkait Kecurangan

Baca: 3 Siswi Terjebak Hubungan Intim dengan Guru, Ada yang Lakukannya di Kelas bahkan di Semak-semak

Ditanyakan mengenai prosedur sanggah, Jafri mengatakan bahwa setelah ditetapkan pemenang, ada waktu satu minggu untuk menyanggah. UKPBJ akan memberikan jawaban atas materi sanggah yang dimasukan.

Jika pihak ketiga tidak puas dengan jawaban itu, maka penyanggah bisa melanjutkan ke tahap sanggah banding.

"Tapi untuk sanggah banding, harus ada jaminan asuransi, sudah masuk atau tidak. Nilainya sekitar 1 persen dari nilai tawar. Sanggah banding dijawab oleh PA atau KPA masing-masing kegiatan. Jika PA mengatakan sanggah banding benar, mereka akan kirim surat ke UKPBJ," tuturnya.

"Bisa saja tender diulang, batal, atau sebagainya. Namun jika sanggah banding dinyatajan tidak benar, maka jaminan langsung masuk ke kas negara dan juga bisa berakibat blacklist pada pihak ketiga tersebut," tambahnya.

Jafri mengatakan, pihaknya sudah siap menghadapi jika ada sanggahan yang masuk. Sebab, dikatakannya tender merujuk pada aturan yang berlaku. Jika ada sanggahan, lanjutnua, UKPBJ sudah punya jawabannya yang dilengkapi dengan data-data.

Selanjutnya, bagi pemenang tender yang sudah terkontrak, harus bisa memulai pekerjaan paling lama 14 Hari setelah tanda tangan kontrak.

Sebelum itu, OPD penyedia punya wewenang untuk mengevaluasi hasil tender, seperti mengevaluasi tenaga ahli yang dimiliki oleh pihak ketiga yang dimenangkan itu.

223 Paket Pekerjaan di Pemprov Jambi Telah Ditenderkan, 83 Paket Sudah Terkontrak (Zulkifli/Tribun Jambi)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved