Berita Batanghari

Tak Hanya di Tahura, Kondisi Desa Bungku Semakin Menyedihkan, Warga Harus Beli Air Bersih Tiap Hari

Tak Hanya di Tahura, Kondisi Desa Bungku Semakin Menyedihkan, Warga Harus Beli Air Bersih Tiap Hari

Tak Hanya di Tahura, Kondisi Desa Bungku Semakin Menyedihkan, Warga Harus Beli Air Bersih Tiap Hari
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Tak Hanya di Tahura, Kondisi Desa Bungku Semakin Menyedihkan, Warga Harus Beli Air Bersih Tiap Hari 

Tak Hanya di Tahura, Kondisi Desa Bungku Semakin Menyedihkan, Warga Harus Beli Air Bersih Tiap Hari

TRIBUNJAMBI.COM, BATANGHARI - Tak hanya di Tahura, kondisi Desa Bungku, juga menyedihkan. Desa yang berada di dekat Taman Hutan Raya (Tahura) ini juga terlihat banyak sumur-sumur minyak.

Hampir setiap ruas jalan terlihat sumur minyak. Ratusan galon dan tedmon berisi minyak, sudah tak asing lagi. Bahkan, lingkungan sekitar juga sudah sangat tercemar oleh ativitas ilegal tersebut.

Baca: Air Berminyak, Warga Desa Bungku, Batangahari Kesulitan Air Bersih, Beli 10 Galon Air Tiap Hari

Baca: Sesama Aktivis 98, Desmond Mahesa Akan Pertanyakan Jokowi Jika Angkat Adian Napitupulu Jadi Menteri

Baca: Sosok Indrawan, Tersangka Terbakarnya Pabrik Mancis Tewaskan 30 Orang, Ini Perannya

Bahkan, Danau Merah di desa tersebut juga sudah tercemar. Airnya berminyak sehingga tak bisa digunakan lagi.

Padahal, danau itu semulanya merupakan sumber mata air bersih warga. Bahkan, terdapat ikan-ikan yang bisa dimanfaatkan.

Pencemaran lingkungan akibat Illegal Drilling ini diakui warga setempat. Seperti penuturan Robi, satu di antara warga mengatakan bahwa kini mereka tidak lagi bisa menggunakan air sungai setempat lantaran sudah berminyak.

Baca: Blak-blakan Krisdayanti Akui Operasi Plastik, Segini Biaya yang Sudah Dihabiskan

Baca: SELAMA ini Ditutup-tutupi, Akhirnya Nikita Mirzani Blak-blakan Tidak Suka dengan Sosok Ini

Baca: Pagi Ijab Kabul, di Resepsi Siang Tamu Kaget Acara Berubah Jadi Takziah Mempelai Wanita

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, ia dan keluarganya sehari-hari harus menggunakan belasan air galon bersih yang dibelinya dari luar desa.

"Setiap hari kami beli air untuk kebutuhan seperti mandi, masak, makan dan minum," ungkapnya.

Kondisi ini sudah dirasakan sejak setahun terakhir lantaran aktivitas penambangan tersebut.

Kondisi Desa Bungku, Kabupaten Batanghari yang banyak terlihat bekas aktivitas ilegal drilling
Kondisi Desa Bungku, Kabupaten Batanghari yang banyak terlihat bekas aktivitas ilegal drilling (Tribunjambi/Rian Aidilfi)

Namun, di sisi lain, Robi mengatakan bahwa aktivitas tersebut juga dirasa membantu ekonomi warga setempat sebagai pekerja pengangkut minyak.

"Warga yang ikut bekerja ini, sehari bisa mendapat Rp 300 ribu bahkan lebih. Itu dampak positifnya," katanya.

Tak Hanya di Tahura, Kondisi Desa Bungku Semakin Menyedihkan, Warga Harus Beli Air Bersih Tiap Hari (Rian Aidilfi/Tribun Jambi)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved