TERUNGKAP - BPN Prabowo-Sandi, Baru Tahu Saksi Berstatus Tahanan Kota Saat Persidangan

Anggota tim hukum BPN, Lutfi Yazid mengaku baru mengetahui status saksinya tersebut di dalam arena persidangan pada Rabu (19/6/2019) lalu

TERUNGKAP - BPN Prabowo-Sandi, Baru Tahu Saksi Berstatus Tahanan Kota Saat Persidangan
Capture Youtube tvOneNews
Saksi yang dihadirkan tim Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam sidang ketiga sengketa hasil Pilpres 2019, Rahmadsyah ternyata diketahui berstatus sebagai seorang tahanan kota 

TRIBUNJAMBI.COM - Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo-Sandi mengaku tidak mengetahui bahwa saksi yang pihaknya hadirkan dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2019 ternyata berstatus tahanan kota.

Anggota tim hukum BPN, Lutfi Yazid mengaku baru mengetahui status saksi yang merupakan tahanan kota tersebut di dalam arena persidangan pada Rabu (19/6/2019) lalu.

Baca: Yusril Ungkap Hanya Hadirkan 2 Saksi Karena Enggan Berlama-lama Dalam Sidang Sengketa Pilpres di MK

Baca: Siapa Sebenarnya Ustaz Rahmat Baequni yang Ditangkap Karena Sebar Hoaks Anggota KPPS Tewas Diracun

“Kami tak tahu karena yang bersangkutan tak pernah cerita, kami baru tahu statusnya saat dalam persidangan."

Baca: 200 Guru Ngaji dan Madrasah Terima Zakat dari Baznas Tanjab Barat

Baca: Video 20 Detik Gadis Cantik Marah-marah, Duduk sambil Pegang Golok Ancam Pria Botak

"Tapi jangan diplesetkan bahwa tim hukum tak pernah mengecek profil yang bersangkutan, kami tidak tahu karena dia tak pernah menyampaikan kepada kami,” ungkap Lutfi ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2019).

Lutfi mengatakan bahwa saksi yang dimaksud menawarkan dirinya sendiri sebagai saksi.

Baca: Soenarko Ditahan Kasus Senpi Ilegal, Panglima TNI Ajukan Penangguhan Penahanan, Ini Alasannya

Baca: Berani Jenguk Anak Tommy Kurniawan, Sosok sang Mantan Istri Tania Nadira Malah jadi Sorotan Netizen

Ia pun memberi apresiasi atas kenekatan saksinya tersebut untuk tetap datang ke Jakarta dengan berbohong meski pun tengah dalam status tahanan kota.

“Itu urusan dia, dia sendiri yang menawarkan diri. Tapi kami menghargai semangat dia nekat datang ke Jakarta untuk membuktikan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif,” pungkasnya.

Sebelumnya dalam persidangan kemarin, BPN menghadirkan saksi fakta bernama Rahmadsyah Batubara dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2019.

Baca: Seorang Ayah Pergoki Putrinya yang Masih ABG Berhubungan Intim dengan Kakek-kakek di Ruang Tamu

Baca: VIDEO: Viral, Saksi BPN Sebut Jalan di Boyolali Tak Beraspal Tempuh 3 Jam dari Teras ke Juwangi

Saksi yang merupakan Ketua Sekber Prabowo-Sandi Kabupaten Batubara, Sumatera Utara secara gugup memberikan keterangan dan mengaku bahwa kegugupannya tersebut akibat telah berbohong datang ke Jakarta untuk menemani ibunya yang tengah sakit.

Padahal dirinya sedang berstatus tahanan kota kasus pelanggaran ITE.

Baca: Dicibir Lagi, Wajah Mulan Jameela Disebut Editan Oleh Netizen, Begini Tampilannya Saat Selfie

Baca: Siapa Saja 9 Jenderal Polisi yang Daftar Seleksi Calon Pimpinan KPK, Ini Profil dan Rekam Jejaknya

Halaman
12
Editor: heri prihartono
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved