Sylvie Cekik Lima Bayinya hingga Mati, Jenazah Ke-5 Dimasukkan Kulkas di Rumah

Tidak ada yang curiga maupun mengetahui perbuatan perempuan itu, hingga sampai pada penemuan mayat empat bayi di dalam kantong sampah di hutan

Sylvie Cekik Lima Bayinya hingga Mati, Jenazah Ke-5 Dimasukkan Kulkas di Rumah
Internet/Peter Galvin/Flickr
Ilustrasi kulkas 

Tidak ada yang curiga maupun mengetahui perbuatan perempuan itu, hingga sampai pada penemuan mayat empat bayi di dalam kantong sampah di hutan 

TRIBUNJAMBI.COM, COLMAR - Pengadilan pada Kamis (20/6/2019), menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada seorang wanita yang dinyatakan bersalah telah membunuh kelima bayinya.

Atas tindakan kejam perempuan itu, para juri pengadilan di Colmar, Perancis timur, sepakat dengan rekomendasi para jaksa penuntut untuk memberikan hukuman penjara selama 20 tahun.

Perempuan bernama Sylvie Horning, berusia 55 tahun, dinyatakan bersalah karena telah membunuh kelima bayinya, tepat setelah mereka lahir. Tindak kejahatan itu dilakukan terdakwa antara tahun 1990 hingga 2005.

Perempuan yang juga merupakan ibu dari tiga anak yang telah dewasa itu sengaja menyembunyikan kehamilannya dari pasangannya.

Dia kemudian melahirkan secara diam-diam dan langsung mencekik bayinya yang baru lahir di kediamannya di kota Wittelsheim.

Tidak ada yang curiga maupun mengetahui perbuatan perempuan itu, hingga sampai pada penemuan mayat empat bayi di dalam kantong sampah di hutan Galfingue, pada 2003.

Namun penyelidikan awal saat itu ditutup pada 2009 setelah tim penyelidik gagal menemukan petunjuk tentang siapa yang berada di balik kematian para bayi tersebut.

Penyelidikan baru dibuka kembali pada 2016, setelah adanya kemajuan dalam teknologi tes DNA dan setahun kemudian, penyelidik menemukan hubungan antara Horning dengan para bayi.

 
Temuan itu terjadi secara tidak sengaja setelah DNA Horning diuji dalam kasus pertengkaran dengan tetangga.

Halaman
12
Editor: duanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved