Berita Batanghari

Evi Buat Laporan Kehilangan Mobil, Diselidiki Polisi dan Ada yang Janggal, Ternyata Dibawa Pacarnya

Evi Buat Laporan Kehilangan Mobil, Diselidiki Polisi dan Ada yang Janggal, Ternyata Dibawa Pacarnya

Evi Buat Laporan Kehilangan Mobil, Diselidiki Polisi dan Ada yang Janggal, Ternyata Dibawa Pacarnya
Shanghaiist.com
Ilustrasi laporan palsu 

Evi Buat Laporan Kehilangan Mobil, Diselidiki Polisi dan Ada yang Janggal, Ternyata Dibawa Pacarnya

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Evi, pegawai kontrak di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari, nekat membuat laporan palsu. Ia melaporkan telah kehilangan mobil, Kamis (20/6/2019) pagi.

Kasat Reskrim Polres Batanghari, AKP Dhadhag Anindito mengatakan, pelapor bernama Evi, warga Teratai, Kecamatan Muara Bulian.

Baca: ISTRI Otaki Pembunuhan Suami, Bikin Laporan Palsu Kasus Curas, Bayar 2 Eksekutor Rp 10 Juta

Baca: VIRAL - Suami Kerja, Wanita Ini Selingkuh Sampai 5 Kali Berhubungan Intim Dengan Suami orang

Baca: Polres Muarojambi Gelar Rekontruksi Pembunuhan Imam Masjid di Kumpeh

"Pelapor datang ke Mapolres kemarin pagi untuk melaporkan kehilangan mobil Agya miliknya di depan rumah Rabu jam 9 malam, tapi ketahuan jam 11 malam," sebut Kasat Reskrim, Jumat (21/6/2019).

Dari laporan korban, kata Dhadhag, anggotanya langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Hasilnya dari keterangan keluarga pelapor dan warga sekitar ditemukan kejanggalan.

Sebab, waktu peristiwa kehilangan tersebut bersamaan dengan hajatan di rumah tetangga pelapor.

Baca: Gerebek Pesta Narkoba di Kantor Camat Sungai Penuh, Sat Narkoba Polres Kerinci Amankan 7 Remaja

Baca: Dua Pendaki Gunung Kerinci Mau Terjun dari Puncak, Kerinci Aero Club Angkat Bicara

Baca: TUJUH Anak Pelawak yang Cantik Menawan Jarang Diketahui Publik, No 3 jadi Trending Topic di Medsos

"Keluarga pelapor juga sempat menyuruhnya untuk melapor ke polisi malam itu juga. Tapi pelapor bilang besok saja, karena kantor polisi tutup," jelas Dhadhag.

Dari olah TKP itu kata Kasat Reskrim, anggotanya memanggil si pelapor untuk diinterogasi terkait laporan kehilangan mobilnya tersebut.

"Dari interogasi itu, pelapor mengaku bahwa mobilnya itu tidak hilang. Melainkan dibawa pacarnya. Dan, itu memang sudah di setting atau diatur oleh mereka," papar Dhadhag.

Menurut Dhadhag, pelapor tidak disangkakan pasal. Lantaran kooperatif dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

"Untuk laporan palsu ini, sudah ada dua laporan palsu yang kita terima. Satu lagi pelapornya mengaku kehilangan motor. Tapi hasilnya sama, bahwa sengaja dibawa oleh orang terdekatnya," jelasnya.

Baca: KPU Sarolangun Digugat Partai Demokrat ke MK, Ini Masalah yang Jadi Sengketa

Baca: KISAH Anak Supir Ambulans Jadi Panglima ABRI dan Wakil Presiden, Pernah Ajudan Presiden Soeharto

Baca: Mitos Kupu-kupu Masuk Rumah yang Masih Dipercaya Hingga Saat Ini, Juga Masih Berlaku di Luar Negeri

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuat laporan secara sembarangan. Karena, bisa merugikan diri mereka sendiri.

Evi Buat Laporan Kehilangan Mobil, Diselidiki Polisi dan Ada yang Janggal, Ternyata Dibawa Pacarnya (Rian Aidilfi/Tribun Jambi)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved