BPN Hadirkan 16 Saksi, Kenapa KPU Hanya Gunakan Satu Saksi Ahli?

Tim Ahli Hukum KPU Ali Nurdin menerangkan alasan KPU hanya menghadirkan satu saksi untuk menghadapi BPN Prabowo-Sandi.

BPN Hadirkan 16 Saksi, Kenapa KPU Hanya Gunakan Satu Saksi Ahli?
Tangkap Layar KompasTV
Marsudi Wahyu Kisworo, saksi ahli dari KPU memberikan keterangan di sidang sengketa Pilpres 2019 di MK, Kamis (20/6/2019) siang. 

BPN Hadirkan 16 Saksi, Kenapa KPU Hanya Gunakan Satu Saksi Ahli?

TRIBUNJAMBI.COM - Sidang sengketa pilpres dengan agenda pembacaan saksi telah selesai digelar pada Kamis (20/6/2019).

Dalam sidang tersebut, pihak pemohon yakni kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno menghadirkan 16 saksi.

Sementara pihak termohon yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya menghadirkan satu saksi ahli.

Tim Ahli Hukum KPU Ali Nurdin menerangkan alasan KPU hanya menghadirkan satu saksi untuk menghadapi BPN Prabowo-Sandi.

Hal ini dikatakan Ali Nurdin saat melakukan wawancara dengan iNews Sore, Kamis (20/6/2019).

Baca: Strategi Kopassus Dicemooh Media Thailand, Hanya Cara Ini Libas Pembajak Pesawat, Dunia Tercengang

Baca: Rocky Gerung Ogah Beri Nilai Usai Sidang Skripsi, Padahal Mahasiswanya Dian Sastro

Baca: Tiket Promo Lion Air Mulai 20 Juni 2019, Paling Lambat H-10 Keberangkatan, Cek Daftarnya

"Pak Ali Nurdin ini kan sidang hari ini sudah selesai dilaksanakan, ini juga sudah didengar penjelasan mengenai target yang sudah dicapai dari sidang ini, Pak Ali Nurdin dari pihak termohon, melihat saksi yang dihadirkan, sudah cukup meyakinkan 1 saksi yang dihadirkan hari ini?," tanya pembawa acara.

"Kami berpendapat sudah cukup hasil kesepakatan bersama, karena begini sebagaimana yang disampaikan Hakim Yang Mulia Suhartoyo dalam sidang, alat bukti itu kan tidak hanya saksi," jawab Ali Nurdin.

Selain itu, menurut pihaknya saksi bukanlah syarat utama karena sudah ada beberapa bukti yang dikirimkan ke Mahkamah Konsititusi (MK).

"Di MK itu alat bukti yang utama adalah surat, untuk surat-surat itu terkait dengan dokumentasi rekapitulasi perolehan suara sudah kami ajukan secara berjenjang," tambah Ali.

Halaman
12
Editor: suci
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved