Tak Mau Dilarang, Remaja di Muarojambi Tewas Tenggelam di Kolam Galian

Seorang anak di Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi meninggal akibatkan tenggelam saat bermain di kolam galian,

Tak Mau Dilarang, Remaja di Muarojambi Tewas Tenggelam di Kolam Galian
Tribunjambi/Syamsul Bahri
Seorang anak di Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi meninggal akibatkan tenggelam. 

Tak Mau Dilarang, Remaja di Muarojambi Tewas Tenggelam di Kolam Galian

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Seorang anak di Kasang Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muarojambi meninggal akibatkan tenggelam saat bermain di kolam galian, Kamis (20/6).

Informasi yang diterima Tribunjambi.com anak tersebut bernama Aldi Saputra (14), warga RT 43 Kasang Pudak. Aldi sendiri diketahui tidak bisa berenang, namun saat itu Ia memberanikan diri untuk berenang bermain bersama teman-temannya di kolam tersebut.

Sementara kedalaman dari kolam galian tersebut diperkirakan sekitar 3 sampai 4 meter. Anak dari pasangan Bahrul Lazi (37) & Junianti (34) diketahui masih berstatus pelajar.

"Benar ada kejadian anak tenggelam lokasi tepatnya di kolam galian RT 31 Kasang Pudak, sebenarnya korban dan teman-temannya sudah dilarang agar tidak bermain dan berenang di kolam galian tersebut," sebut Sertu Syamsori Babinsa Kasang Pudak.

Baca: Terus-terusan Merugi, Manajemen PT JII Dinonaktifkan, Pemprov Jambi Siapkan Lelang Komisaris

Baca: Hakim: Makan Telur Setengah Matang Agar Bisa Kuat Goyang

Baca: Pencuri Kotak Amal Masjid Terekam CCTV, Ari Sempat Beli Kopi Sebelum Kabur

Baca: Per 1 Juli 2019, Pasar Parit Satu Kuala Tungkal akan Dipindah Dekat Unja

Hal ini juga dibenarkan oleh Aiptu Mahyudin Kanit Reskrim Polsek Kumpeh Ulu. Ia mengetakan bahwa kejadian tersebut terjadi sekira pukul 16.30 WIB.

Pihaknya telah memasang police line, dan meminta pemilik lahan untuk memasang palang untuk larangan mendekati kolam tersebut.

"Saat ini kami sudah memasang police line di TKP, hasil pemeriksaan dari dokter penyebab utama kematian korban karena tenggelam. Nanti akan kami minta kepada pemilik lahan agar memasang tanda dilarang berenang di sekitar lokasi kolam tersebut untuk mencegah kejadian yang sama terulang lagi," sebutnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved