Ini Alasan Bupati Aceh Shabela Abubakar Tengah Ambil Alih Tanah 11 Ribu Hektar Prabowo Subianto

Penyebab pemerintah ambil alih lahan Capres Prabowo Subianto di Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Lahan tersebut dikelola perusahaan milik mantan menantu P

Ini Alasan Bupati Aceh Shabela Abubakar Tengah Ambil Alih Tanah 11 Ribu Hektar Prabowo Subianto
capture kompas TV
Pidato kebangsaan Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto 

TRIBUNJAMBI.COM- Penyebab pemerintah ambil alih lahan Capres Prabowo Subianto di Aceh Tengah, Provinsi Aceh.

Lahan tersebut dikelola perusahaan milik mantan menantu Presiden RI, Soeharto itu.

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar mengatakan, pihaknya akan memenuhi janji kampanye, yakni pemberian 2 hektar lahan per kepala keluarga baru.

Baca: Cara Menyembunyikan Chat di WhatsApp Agar Obrolan di WA Tidak Kelihatan & Dibaca Temanmu

Baca: Sidang Sengketa Pilpres 2019, Yusril: Jangan Sembarangan Menuduh Kalau Tdak Bisa Membuktikan

Saat ini, pihaknya baru menentukan lokasi serta menjaring calon petani yang berhak mendapatkan lahan tersebut.

"Saat ini baru tingkat penentuan lokasi dan penjaringan calon petani. Sebetulnya 2019 sudah action, tetapi karena keterlambatan dari Dinas Pertanian dalam menentukan lahan di sejumlah titik," kata Shabela Abubakar kepada Kompas.comditemui di Pendopo Bupati, Takengon, Aceh Tengah, Aceh, Senin (17/6/2019).

Baca: KABAR GEMBIRA! Lion Air Beri Promo Murah untuk Sejumlah Rute Penerbangan Domestik, Cek di Sini!

Baca: Kondisi Kejiwaan Ayu Ting Ting Disorot 2 Psikolog Sekaligus, Kelakuannya Murka Saat Live Instagram

Pernyataan Shabela Abubakar tersebut untuk menjawab kritikan sejumlah kalangan terkait belum direalisaiskannya janji 2 hektar lahan per kepala keluarga baru, padahal Shabela Abubakar bersama wakilnya, Firdaus sudah memimpin Aceh Tengah selama 1,5 tahun.

"Ini yang belum ada kejelasan saat itu, selanjutnya 2018 akhir kita sudah mendapatkan laporan, di mana peta lahan dan calon petani. Karena ini terlambat, saya bentuk tim. Nah, sekarang sudah ada yang mendaftar di Dinas Pertanian," kata Shabela Abubakar.

Ia menginformasikan, pendaftaran calon penerima manfaat untuk program itu bukan tidak hanya melalui Dinas Pertanian Aceh Tengah, tetapi juga bisa lewat kecamatan.

Para calon petani yang berhak mendapa 2 hektar lahan itu diutamakan untuk keluarga baru yang saat ini tinggal bersama orangtua dan memiliki lahan pertanian terbatas.

"Lebih utama lagi yang sudah punya anak, apakah dia mau sawah, kebun, ini yang didaftar di pertanian," ujarnya.

Halaman
123
Editor: andika arnoldy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved