Hakim: Makan Telur Setengah Matang Agar Bisa Kuat Goyang

Ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi tanya bagaimana rasanya konsumsi ineks atau ekstasi pada Masdeni.

Hakim: Makan Telur Setengah Matang Agar Bisa Kuat Goyang
Tribun Jambi
Gedung Pengadilan Negeri Jambi. 

Hakim: Makan Telur Setengah Matang Agar Bisa Kuat Goyang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Jambi tanya bagaimana rasanya konsumsi ineks atau ekstasi pada Masdeni, Kamis (20/6).

“Goyang sendiri pak,” kata terdakwa yang bernama Masdeni.

“Cuma itu? Kau naik pohon pun goyang sendiri badan,”  tanya Morailam selaku hakim anggota.

Madeni menunduk saja. “Iya itu aja pak,” kata Masdeni.

Arfan Yani selaku ketua majelis hakim mengatakan bahwa banyak orang bisa kuat goyang pas organ tunggal tanpa mengonsumsi ekstasi. Syaratnya makan telur setengah matang.

“Itu baru sehat, ditambah pola makan teratur,” kata Arfan.

Baca: Per 1 Juli 2019, Pasar Parit Satu Kuala Tungkal akan Dipindah Dekat Unja

Baca: Terus-terusan Merugi, Manajemen PT JII Dinonaktifkan, Pemprov Jambi Siapkan Lelang Komisaris

Baca: Tertangkap Berjualan di Tempat Terlarang, PKL di Jambi Didenda Rp 1 Juta

Baca: Gagal Nyaleg, Anggota DPRD Kota Jambi Jadi Malas Ngantor

Lantas Arfan mempersilakan Yusmawati selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menanyakan Masdeni terkait konsumsi ekstasi. Masdeni mengaku baru dua kali menggunakan ekstasi.

“Pertama waktu di karaoke, dikasih teman. Ikut karaokenya juga dibayari teman,” katanya.

Dalam dakwaannya tanggal 28 Desember 2018 menjelang malam Masdeni berada di ruko Tour and Travel Angso Duo Lintas Persada mengambil 25 butir pil yang akan dikembalikan pada Bambang. Barang tersebut kemudian diletakkan dalam boks motor scoopy wara hitam milik terdakwa.

Sialnya belum sempat Masdeni menghidupkan motor, anggota kepolisian Ditresnarkoba Polda Jambi mendatangi dan menanyakan beberapa hal. Anggota kepolisian menanyakan ineks yang disimpan Masdeni.

Masdeni kemudian memberikan satu kotak rokok surya pro berisi 25 butir pil inek bentuk panda warna hijau dari boks motor.

Masdeni dijerat pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved