Atasi Banjir di Kota Jambi, Pemkot Siapkan Rp 1,1 Miliar untuk Normalisasi 4 Sungai

Pemkot Jambi tahun ini menganggarkan Rp 1,1 miliar untuk pembersihan dan normalisasi sungai di Kota Jambi.

Atasi Banjir di Kota Jambi, Pemkot Siapkan Rp 1,1 Miliar untuk Normalisasi 4 Sungai
Tribun Jambi/Rohmayana
Syarif Fasha, Wali Kota Jambi. 

Atasi Banjir di Kota Jambi, Pemkot Siapkan Rp 1,1 Miliar untuk Normalisasi 4 Sungai

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Pemkot Jambi tahun ini menganggarkan Rp 1,1 miliar untuk pembersihan dan normalisasi sungai di Kota Jambi.

Anggaran Rp 400 juta akan digunakan untuk menormalisasikan empat anak sungai, dan Rp 700 juta untuk pembersihan seluruh anak sungai dan drainase di Kota Jambi.

Yunius Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Jambi menjelaskan, untuk kegiatan pembersihan  hanya membersihkan sampah ringan yang ada di sekitar sungai dan drainase. Sementara untuk normalisasi sungai yakni mengangkat sendimentasi berupa sampah dan lumpur.

Menurutnya normalisasi ini hanya dilakukan di 4 kecamatan saja. Diantaranya di Kecamatan Jambi Timur, Jambi Selatan, Kotabaru, dan Alam Barajo.

Baca: Begini Penjelasan Disdik Bungo Soal Sistem Zonasi, Orang Tua Perlu Tahu

Baca: Amir Sakib Akan Tindaklanjuti Arahan KPK dan Gubernur Jambi

Baca: Saat Keponakan Mahfud MD Keceplosan Sebut Baginda ke Hakim MK, Palguna: Nanti Saya Dikira Raja

Baca: Sedang Tanding! Live Streaming Timnas Indonesia vs Afganistan Semifinal Piala AFC U-20 Futsal 2019

Kegiatan normalisasi ini juga hanya dilakukan di anak sungai tersier, atau drainase kecil. Seperti kawasan permukiman komplek Tugu Permai, komplek Kantor Walikota Jambi, dan sekitaran drainase Hotel Aini.

"Memang tahun ini kita hanya adakan normalisasi di 4 kecamatan karena kita ingin benar-benar fokus sehingga upaya ini dapat menekan terjadinya banjir," kata Yunius.

Namun untuk kegiatan normalisasi tahun 2020 rencananya akan menggunakan alat berupa eksavator. Sehingga tidak lagi menggunakan tenaga manusia yang harus masuk ke dalam drainase.

"Tentunya ini ke depan akan memakan anggaran yang cukup banyak, namun kalau sudah menggunakan alat mudah-mudahan bisa menjangkau semua anak sungai," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi Syarif Fasha mengatakan bahwa rencana kegiatan normalisasi sungai menggunakan alat bantu akan dilakukan pada tahun anggaran 2020. Menurutnya kegiatan normalisasi tidak hanya dilakukan oleh Pemkot Jambi saja, tetapi juga Pemprov Jambi, dan nasional.

"Selama ini kan ada sedikit kendala misalanya ingin memperbaiki sungai yang ini, terkendala karena wewenang provinsi. Sehingga kami sudah beberapa kali duduk satu meja untuk menyelesaikan masalah ini," ujarnya.

Fasha juga menuturkan bahwa pihaknya tidak akan mengejar kuantitas. Melainkan kualitas dari normalisasi yang dikerjakan.

"Walaupun misalnya tahun depan cuma ada normalisasi 4 titik saja, tapi ini benar-benar mengatasi masalah banjir," sebutnya.

Ia menyebutkan jika memang terjadi genangan saat hujan turun, genangan itu terjadi tidak terlalu lama lagi. Misalnya hanya 10 hingga 20'menit saja, air bisa langsung meresap ke dalam tanah atau masuk ke drainase.

Baca: VIRAL Narapidana Bisa Unggah Postingan dan Foto-foto di Facebook, Begini Penjelasan Lapas

Baca: Sinopsis Film Angels & Demons TransTV, Langdon Ungkap Ancaman Bom Vatikan dan Penculikan Kardinal

Baca: Yusril Ihza Mahendra Sindir Bambang Widjojanto, Sempat Penasaran Dengan Bukti Wow, Ternyata

Baca: Update Kondisi Agung Hercules Divonis Alami Kanker Otak Stadium 4 Diungkap Sahabatnya

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved