Tergiur Upah Rp 5 Juta, Supir Truk Batu Bara Nekat Antar Sabu, Tertangkap di Simpang Rimbo

Satnarkoba Polresta Jambi telah berhasil mengamankan Vevi Bedi Herwansyah alias Ewan (34) warga Desa Sukomor 2, Kabupaten Musi Rawas Utara.

Tergiur Upah Rp 5 Juta, Supir Truk Batu Bara Nekat Antar Sabu, Tertangkap di Simpang Rimbo
Tribunjambi/Fadly
Sopir truk batubara ditangkap karena jadi kurir sabu. 

Tergiur Upah Rp 5 Juta, Supir Truk Batu Bara Nekat Antar Sabu, Tertangkap di Simpang Rimbo

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Satnarkoba Polresta Jambi telah berhasil mengamankan Vevi Bedi Herwansyah alias Ewan (34) warga Desa Sukomor 2, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan yang terlibat kasus narkoba.

Pengkapan terhadap Ewan terjadi pada Senin (10/6) kemarin, di Simpang Rimbo sekira pukul 15.00. Tepatnya di Jalan Lintas Sumatera depan Indomaret, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo.

Kasat Narkoba Polresta Jambi, Kompol Priyo Purwanto saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan penyidikan dan mendalami kasus tersangka. “Masih kita dalami kasusnya, dari pengakuan tersangka baru pertama kali melakukan aksi seperti ini,” ujarnya Selasa (18/6).

Lanjutnya, dari hasil penyidikan sementara tersangka hanya sebagai kurir untuk menghantarkan pesanan sabu tersebut. “Dia ini kurir yang menghantarkan sabu dari Rawas ke Jambi di Simpang Rimbo,” tambahnya.

Baca: Rayuan Maut di Rumah Kosong, 7 Kali KK Setubuhi Pacar

Baca: Dua Nama Baru Masuk Bursa Calon Wakil Gubernur Jambi, PAN Tunggu Keputusan DPP

Baca: Penyebar Video Me5um Jilbab Pink di Kerinci Ditangkap, Ini Pengakuan NA yang Mengejutkan

Baca: Pilkada Tanjab Barat, Katamso: Saya Belum Memutuskan

Baca: 8 Tahun Tak Difungsikan, Pasar Pelelangan Ikan Koto Petai Dibiarkan Rusak

Sementara itu dari pengakuan Ewan mengatakan dirinya yang kini sebagai supir batu bara hanya diperintahkan oleh temannya untuk menghantarkan sabu ke kawasan Jambi. “Karena saya di upah Rp 5 juta, jadi saya tergiur pak,” kata dia.

Ewan juga beralasan menerima tawaran tersebut karena faktor ekonomi yang tak memungkinkan. Sayangnya upah sebesar Rp 5 juta tersebut belum diterima oleh Ewan karena barang tersebut belum sampai ke tujuan.

“Belum pak, ngantar barang itu baru terima upah pak,” sebutnya.

Dari pengakuan tersangka, barang bukti sabu tersebut merupakan milik sesorang yang bernama Dit alias Datuk (belum tertangkap). Selain mengamankan tersangka, petugas juga turut mengamankan barang bukti sabu seberat 101,88 gram dan satu unit Hp Nokia warna hitam Type 105.

Atas perbuataannya tersangka dijerat dengan pasal 112 dan 114 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved