Sekolah Sempat Disegel, Kepala Sekolah SDN 191 Bukit Kemang Bungo Akhirnya Diberhentikan

Sejumlah warga menyegel SDN 191 Bukit Kemang. Penyegelan tersebut dilakukan warga karena kepala sekolah berinisial ZR itu dinilai tidak transparan.

Sekolah Sempat Disegel, Kepala Sekolah SDN 191 Bukit Kemang Bungo Akhirnya Diberhentikan
Tribunjambi/Mareza
Kepala Disdikbud Kabupaten Bungo Masril. 

Sekolah Sempat Disegel, Kepala Sekolah SDN 191 Bukit Kemang Bungo Akhirnya Diberhentikan

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Bungo memberi sanksi keras pada Kepala Sekolah SDN 191 Bukit Kemang, Kecamatan Tanah Tumbuh, Bungo.

Kepala Disdikbud Kabupaten Bungo Masril mengaku telah memberhentikan kepala sekolah tersebut.

"Atas masalah ini, kita sudah memberhentikan kepala sekolah yang bersangkutan dan memindahkannya ke guru biasa. Kita angkat pelaksana tugas (Plt) kepala sekolah yang baru, sebelum nanti diangkat kepala sekolah yang definitif," kata Masril pada Tribunjambi.com, Rabu (19/6/2019).

Dia menyampaikan, sejak Senin (17/6/2019) lalu, posisi kepala sekolah sudah ditempati pelaksana tugas sementara.

Masril mengatakan, meski ada pergantian posisi kepala sekolah, proses belajar-mengajar di SDN 191 tidak mengalami masalah.

"Mulai hari Senin kemarin ujian sudah berjalan dengan baik, dengan lancar. Tidak ada masalah, karena tuntutan masyarakat hanya untuk mengganti kepala sekolah," ujarnya.

Baca: Termakan Rayuan, 5 Kali Anak SD di Merangin Dicabuli Teman Facebook

Baca: Ketika Hakim MK Tanya Tegas Saksi 02 soal Pernyataan yang Berbelit: Mana yang Harus Dipegang?

Baca: Penerimaan CPNS 2019, Pemkab Kerinci Masih Lakukan Pengkajian

Baca: Hati-hati, Membeli dagangan PKL di Pinggir Jalan, Pembeli Bisa Didenda Rp1,5 Juta

Baca: Tergiur Upah Rp 5 Juta, Supir Truk Batu Bara Nekat Antar Sabu, Tertangkap di Simpang Rimbo

"Jadi masalah penyegelan oleh masyarakat, sebenarnya itu telah kami terima sebelumnya, dan saat itu kami sedang mem-BAP-kan kepala sekolah yang bersangkutan. Tapi saat BAP berjalan, tinggal kami tunggu pemanggilan, tahu-tahu disegel oleh masyarakat," imbuh Masril.

Pada Jumat (14/6/2019) lalu, sejumlah warga menyegel SDN 191 Bukit Kemang. Penyegelan tersebut dilakukan warga karena kepala sekolah berinisial ZR itu dinilai tidak transparan dalam penggunaan dana BOS dan jarang masuk.

Akibat hal tersebut, proses belajar-mengajar sempat terganggu. Selain itu, tenaga honorer di sekolah itu juga sempat mogok kerja karena honor mereka belum dibayar.

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved