Rumah Mewah Bekas Pembunuhan 6 Orang di Pulomas Laku Terjual, Ternyata Ini Sosok Pembelinya

Menjadi lokasi bekas perampokan dan pembunuhan, rumah mewah milik Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Pulogadung, Jakarta Timur

Rumah Mewah Bekas Pembunuhan 6 Orang di Pulomas Laku Terjual, Ternyata Ini Sosok Pembelinya
TRIBUNNEWS.COM/FITRI WULANDARI
Rumah mewah kediaman almarhum Dodi Triono yang menjadi lokasi perampokan berujung pembunuhan di Pulomas, Jakarta Timur, Sabtu (31/12/2016), yang kini telah dipasang garis polisi. 

Rumah Mewah Bekas Pembunuhan 6 Orang di Pulomas Laku Terjual, Ternyata Ini Sosok Pembelinya

TRIBUNJAMBI.COM - Menjadi lokasi bekas perampokan dan pembunuhan, rumah mewah milik Dodi Triono di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Pulogadung, Jakarta Timur menyisakan kisah misteri bagi warga sekitar.

Pada Desember 2016 lalu masyarakat digegerkan dengan pemberitaan penyekapan di rumah mewah milik arsitek yang memiliki perusahaan properti itu.

Sebanyak 11 orang mengalami penyekapan di kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter.

Peristiwa itu mengakibatkan enam orang meninggal dunia termasuk Dodi dan kedua putrinya.

Rupanya, pascakejadian tersebut beberapa warga mengalami hal ganjil seperti mendengar jeritan dan tangisan.

Baca: VIDEO Tersebar Siswi SMA Jadi Budak Pemuas Nafsu Oknum Guru Miliki 4 Istri Selama Tiga Tahun

Baca: Tegangnya Sidang Sengketa Pilpres 2019, Hakim MK Malah Tertawa saat Saksi BPN Minta Hal Ini

"Saya diceritakan pembantu di sini tiap kali kerja. Mereka bilang tiap tengah malam dengar suara jeritan dan tangisan. Dan, itu sering katanya," ujar Mutasir (68), tukang kebun sebelah rumah tersebut, Selasa (18/6/2019).

Ia melanjutkan, selang beberapa tahun kejadian tersebut mulai jarang dirasakan oleh para pembantu.

Mereka sudah merasa biasa saja ketika sesekali mendengar hal tersebut.

"Tapi alhamdulillah sekarang sudah jarang dengar lagi kata mereka. Kalau dengar ya udah biasa saja. Namanya musibah, kita doakan saja semoga almarhum dan almarhumah di tempatkan di tempat terbaik," sambungnya.

Halaman
1234
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved