Polisi Akan Selidiki Keterlibatan Kades Mekarsari Terkait Pengolahan Minyak Ilegal

Kapolres Batanghari, AKBP Mohamad Santoso mengatakan pihaknya akan menindak siapapun yang ikut ataupun bermain dengan kegiatan ilegal drilling.

Polisi Akan Selidiki Keterlibatan Kades Mekarsari Terkait Pengolahan Minyak Ilegal
Istimewa
Foto penampakan lokasi minyak ilegal di Kabupaten Batanghari dari udara. 

Polisi Akan Selidiki Keterlibatan Kades Mekarsari Terkait Pengolahan Minyak Ilegal

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Kapolres Batanghari, AKBP Mohamad Santoso menanggapi perihal keterlibatan Syukur selaku Kades Mekarsari Ness, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

Dia diduga menyediakan lahan untuk pengolahan minyak ilegal di desanya itu.

Santoso mengatakan, pihaknya bakal melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut.

"Akan kita selidiki apakah (lahan;red) itu punya dia atau dia terlibat di sana," ujarnya, Rabu (19/6)

Jika memang terlibat, katanya akan ditindak secara hukum yang berlaku. "Intinya akan kita selidiki," jelasnya.

Terkait dugaan adanya oknum polisi yang membekingi, Santoso menyebutkan bahwa pihaknya akan menindak siapapun yang ikut ataupun bermain dengan kegiatan tak berizin tersebut.

"Sesuai dengan mekanismenya. Meski anggota polisi tetap kita lakukan penindakan. Selama ada barang bukti," ujarnya.

Baca: Oknum Polisi Diduga Miliki Pengolahan Minyak Ilegal, Bagini Kata Kapolres Batanghari

Baca: Terlihat Keluar-masuk Lokasi Illegal Drilling, Parlaungan Akan Laporkan Kabid Tahura ke Inspektorat

Baca: Terpantau CCTV, Mobil Pejabat DLH Batanghari Keluar-Masuk Lokasi Illegal Drilling

Baca: Berperilaku Buruk Siswa Bisa Tak Naik Kelas, Disdik Batanghari Minta Orang Tua Menerima

Baca: VIDEO: Mengenal Dideng, Seni Sastra Lisan dari Rantau Pandan, Bungo yang Hampir Punah

Santoso juga mengarahkan untuk melaporkan jika memang ada oknum polisi yang ikut bermain.

"Intinya, Polres Batanghari dan Polda Jambi akan melakukan penegakan hukum secara terukur. Kita tidak bisa tutup langsung semua. Dan penutupan juga sudah kita lakukan bahkan sosialiasi," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Mekarsari Syukur, mengakui bahwa aktivitas tersebut merupakan tanggung jawab pemuda desa serta penegak hukum dalam hal ini Polres Batanghari.

"Yang bertanggung jawab terhadap aktivitas itu di desa saya adalah pemuda desa dan penegak hukum. Artinya saya lepas tangan," katanya, Selasa (18/6).

Foto penampakan lokasi minyak ilegal di Kabupaten Batanghari dari udara.Foto penampakan lokasi minyak ilegal di Kabupaten Batanghari dari udara.
Foto penampakan lokasi minyak ilegal di Kabupaten Batanghari dari udara.Foto penampakan lokasi minyak ilegal di Kabupaten Batanghari dari udara. (Istimewa)

Terkait dugaan menyediakan lahan untuk aktivitas tungku pemasakan minyak ilegal, Syukur membantah hal tersebut.

Dirinya menjelaskan bahwa lahan yang digunakan tersebut merupakan lahan milik Ilham yang merupakan Sekdes Mekarsari saat ini.

"Bukan lahan milik saya, itu lahan Sekdes Ilham," singkatnya.

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved