Napi Rutan Sungai Penuh Kabur ke Riau, 5 Petugas Rutan Diperiksa Kanwil Kemenkumham

Tim kementrian hukum dan ham kantor wilayah Provinsi Jambi bersama kepolisian berhasil menangkap tiga terpidana yang kabur.

Napi Rutan Sungai Penuh Kabur ke Riau, 5 Petugas Rutan Diperiksa Kanwil Kemenkumham
tribunjambi/Dedy Nurdin
Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Jambi Agus Nugroho Yusuf saat halal bihalal bersama awak media pada Rabu (19/6/2019). 

Napi Rutan Sungai Penuh Kabur ke Riau, 5 Petugas Rutan Diperiksa Kanwil Kemenkumham

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tim kementrian hukum dan ham kantor wilayah Provinsi Jambi bersama kepolisian berhasil menangkap tiga terpidana yang kabur dari Rutan Klas II B Sungai Penuh beberapa waktu lalu.

Tiga dari empat orang narapidana lapas yang kabur tersebut ditangkap saat berada di Bengkalis, Provinsi Riau. Hal ini disampaikan Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Jambi Agus Nugroho Yusuf saat halal bihalal bersama awak media pada Rabu (19/6/2019).

"Sudah ditangkap sore ini dibawa ke Jambi," kata Agus Nugroho Yusuf dalam keterangannya.

Agus Nugroho Yusuf mengatakan untuk sementara pihaknya akan menitipkan ketiga orang terpidana di Lapas Klas IIA Jambi.

"Ini untuk mengantisipasi dari pihak petugas yang bisa jadi melampiaskan kekesalannya wah ini gara-gara kalian kami disanksi, kita hindari itu makanya kita titip di Lapas Klas IIA Jambi dulu," katanya.

Baca: Polisi Akan Selidiki Keterlibatan Kades Mekarsari Terkait Pengolahan Minyak Ilegal

Baca: Bahaya Bagi Pengendara, Banyak Mainhole di Jalan Talang Gulo Hilang Dicuri

Baca: Gubernur Jambi Ingin Program Kerja Dekranasda Dapat Perkuat Kerajian Khas Jambi

Baca: Oknum Polisi Diduga Miliki Pengolahan Minyak Ilegal, Bagini Kata Kapolres Batanghari

Pihak Kanwil Kemenkumham mengatakan para napi terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kaki karena saat akan ditangkap bermaksud melarikan diri.

Saat ini masih ada satu terpidana lainnya yang masih dalam pengejaran, Kakanwil Kemenkumham sendiri memastikan posisi terpidana yang satu ini sudah diketahui.

Meski demikian pihaknya mengimbau agar yang bersangkutan segera menyerahkan diri secara baik-baik," posisinya kita sudah tahu, tapi tetap kita buka cara baik-baik kita ingatkan supaya menyerahkan diri," ujarnya.

"Untuk ketiganya ini kasus narkoba semua, satu warga riau dua warga Jambi," sambungnya.

Pasca kaburnya empat orang warga binaan Rutan Klas II B Sungai Penuh, pihak Kanwil Kemenkumham Provinsi Jambi sendiri telah memeriksa lima orang internal lapas.

"Ada lima orang yang sudah diperiksa, Plt Karutannya, KPLPnya dan petugas semua jumlahnya lima orang," katanya.

Baca: Sekolah Sempat Disegel, Kepala Sekolah SDN 191 Bukit Kemang Bungo Akhirnya Diberhentikan

Baca: Berperilaku Buruk Siswa Bisa Tak Naik Kelas, Disdik Batanghari Minta Orang Tua Menerima

Baca: Penerimaan CPNS 2019, Pemkab Kerinci Masih Lakukan Pengkajian

Baca: VIDEO: Mengenal Dideng, Seni Sastra Lisan dari Rantau Pandan, Bungo yang Hampir Punah

Kakanwil Kemenkumham Provinsi Jambi tak memungkiri adanya kelalaian yang dilakukan pihak internal lapas.

"Yang jelas unsur manusianya maka kita kembali pada aturan yang berlaku misalnya sesuai Se 5 tahun 2014 dan pp 53 tahun 2010," katanya.

"Kalau napi melakukan ulah kita remisinya kita tinjau kembali," pungkasnya.

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved