Berita Kota Jambi

Hati-hati, Membeli dagangan PKL di Pinggir Jalan, Pembeli Bisa Didenda Rp1,5 Juta

Hati-hati, Membeli dagangan PKL di Pinggir Jalan, Pembeli Bisa Didenda Rp1,5 Juta

Hati-hati, Membeli dagangan PKL di Pinggir Jalan, Pembeli Bisa Didenda Rp1,5 Juta
Tribunjambi/Rohmayana
Hati-hati, Membeli dagangan PKL di Pinggir Jalan, Pembeli Bisa Didenda Rp1,5 Juta 

Hati-hati, Membeli dagangan PKL di Pinggir Jalan, Pembeli Bisa Didenda Rp1,5 Juta

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016, tentang penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) kini mulai diterapkan sanksi administrasi.

Bagi pedagang yang masih berjualan di pinggir jalan dan mengganggu lalu lintas maka akan dikenakan sanksi administrasi maksimal Rp10 juta. Bahkan pembeli yang membeli juga akan di sanksi denda administrasi maksimal Rp2,5 juta.

Baca: Sosialisasi Perda tentang Penataan PKL, Pemkot Jambi Juga akan Beri Sanksi Bagi Pembeli

Baca: Timnas Futsal Indonesia U-20 Ciptakan Sejarah Baru, Lawan Afganistan di Semifinal Piala Asia 2019

Baca: VIDEO: Sering Cancel Ojek Online, Siap siap Kena Denda, Segini Besarannya

Sarjani, seorang pembeli mengaku akan membeli kebutuhan untuk bahan catering. Dirinya mengatakan bahwa tidak mengetahui kalau ada Perda tentang larangan membeli barang dagangan di pinggir jalan karena mengganggu lalu lintas.

"Ya kaget saja, tadi tiba-tiba Satpol PP langsung datang menjelaskan soal Perda ini," ujarnya.

Karena dianggap telah melanggar Perda, Sarjani langsung dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Jambi untuk dimintai keterangan.

Baca: Darma Mangkuluhur, Sosok Putra Tommy Soeharto Sudah Dewasa, Tampan Mirip Soeharto Muda

Baca: Akun Instagram Pernah di-Hack? Dicuri? Fitur Baru Instagram Kembalikan Akun Lama

Baca: Siapa Sebenarnya Arief Hidayat? Bukan Orang Sembarangan, Pengganti Mahfud MD, Ini Profil Hakim MK

Berdasarkan Perda tersebut, maka dirinya harus membayar Rp2,5 juta. Namun karena Sarjani tak mampu membayar penuh, maka diputuskan membayar sanksi administrasi sebesar Rp1,5 Juta.

Sementara itu, kepala Satpol PP Kota Jambi Yan Ismar mengatakan, pihaknya memang akan rutin menggelar penertiban.

Karena jika dibiarkan maka akan mengganggu ketertiban lalu lintas disepanjang jalan Pasar Talang Banjar.

Menurutnya dari hasil penertiban Rabu (19/6/2019) pihaknya mendapati tiga pedagang dan satu orang pembeli yang melakukan transaksi jual beli di sepanjang jalan menuju Pasar Talang Banjar.

Sehingga tim dari Satpol PP menyita barang dagangan pedagang berupa dagangan buah, sayuran, dan ikan.

"Pembeli akhirnya didenda 1,5 juta, satu pedagang nanas diberi sanksi 200 Ribu, dan dua pedagang lainnya barang dagangannya masih ditahan sampai pedagang bisa kooperatif untuk menyelesaikan sanksinya," jelasnya.

Baca: 3 Dari Empat Napi yang Kabur dari Rutan Sungaipenuh, Diringkus di Bengkalis, Riau

Baca: Partai Demokrat Bergejolak, Muncul Desakan KLB, Minta Agus Harimurti Yudhoyono Gantikan SBY.

Baca: Pria Beranak 5 Digrebek Saat Berhubungan Intim Dengan Janda di Kamar Kos!

Dirinya berharap dengan adanya sanksi yang mulai diterapkan ini, bisa menjadi efek jera. Baik efek jera kepada pedagang yang berjualan dipinggir jalan, maupun pembeli yang malas untuk turun ke pasar.

"Sehingga pedagang dan pembeli tidak mau lagi melakukan transaksi jual beli di pinggir jalan," pungkasnya.

Hati-hati, Membeli dagangan PKL di Pinggir Jalan, Pembeli Bisa Didenda Rp1,5 Juta (Rohmayana/Tribun Jambi)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved