Berperilaku Buruk Siswa Bisa Tak Naik Kelas, Disdik Batanghari Minta Orang Tua Menerima

Naik dan tidak naik kelasnya siswa berdasarkan dua penilaian, pertama penilaian pengetahuan, kedua penilaian karakter.

Berperilaku Buruk Siswa Bisa Tak Naik Kelas, Disdik Batanghari Minta Orang Tua Menerima
Tribun Jambi/Abdullah Usman
peserta ujian persamaan PKBM di Batanghari 

Berperilaku Buruk Siswa Bisa Tak Naik Kelas, Disdik Batanghari Minta Orang Tua Menerima

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pelaksanaan ujian kenaikan kelas bagi siswa SD dan SMP di Kabupaten Batanghari tahun pelajaran 2018/2019 sudah dimulai sejak Senin (17/06) lalu.

Ujian ini akan berlangsung seminggu ke depan dan di akhiri dengan penerimaan rapor kepada setiap siswa.

Untuk tingkat SD siswa harus mengikuti ujian dengan jumlah sembilan mata pelajaran, sedangkan pada tingkat SMP ada 10 mata pelajaran.

"Setelah ujian selesai siswa akan kembali diliburkan selama dua minggu," ujar Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari Zulfadli, saat dikonfirmasi, Rabu (18/6) via ponselnya.

Dipaparkan Zulfadli, ujian kenaikan kelas semestinya siswa tidak ada yang tinggal kelas dengan mengesampingkan nilai siswa (ilmu pengetahuan) dengan nilai rendah diperbaiki. Tapi tidak untuk nilai pendidikan karakternya.

"Jika karakter siswanya buruk siswa tersebut bisa saja tidak naik kelas, dengan alasan, seperti tidak disiplin, membangkang (melawan guru) dan sikap lainnya,” jelasnya.

Baca: Amir Sakib Hadiri Pengantar Tugas Ketua Pengadilan Negeri Kuala Tungkal, Ini Harapannya

Baca: Sidang Ketiga MK, Haris Azhar Tolak Jadi Saksi 02 hingga Detik-detik Hakim Ancam Usir BW Karena Ini

Baca: Mengenal Sosok Riko Mappedeceng, Pengusaha Jambi yang Jadi Dosen Sekaligus Fotografer

Baca: Terungkap! Pembunuhan Karyawati Bank Syariah Ternyata Mantan Penjaga Warnet dan Pelayan Warung

Jumlah siswa tidak naik kelas di tingkat SD dan SMP di Kabupaten Batanghari sebenarnya pada tahun lalu memang minim. Diperkirakan hanya ada 0,1 persen siswa yang tidak naik kelas dari 33 ribu siswa.

Hal itu dikarenakan, siswa ada yang tidak ikut ujian atau hanya namanya saja yang ada namun siswanya tidak ada tanpa keterangan, dan termasuk sikap buruk yang membuat tidak naik kelas.

Disdikbud juga menyarankan dan menghimbau kepada orang tua agar dapat menerima hal itu. Tidak hanya itu siswa juga akan diberikan pembinaan lebih lanjut, untuk merubah karakter siswa tersebut lebih baik lagi.

Halaman
12
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved