VIDEO: Pemkot Jambi Tinjau Pembangunan TPA Sanitary Landfill, Fasha: Target 2019 Ini Harus Selesai

VIDEO: Pemkot Jambi Tinjau Pembangunan TPA Sanitary Landfill, Fasha: Target 2019 Ini Harus Selesai

VIDEO: Pemkot Jambi Tinjau Pembangunan TPA Sanitary Landfill, Fasha: Target 2019 Ini Harus Selesai

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Pemerintah Kota Jambi  telah menyiapkan lahan seluas 21,3 hektar yang saat ini tengah dibangun TPA dengan sistem sanitary landfill. Dalam pembangunan TPA tersebut, pemerintah Kota Jambi dibantu oleh Bank Pembangunan Jerman senilai 13,4 juta Euro atau senilai Rp225 miliar.

Walikota Jambi Syarif Fasha dalam kunjungannya ke TPA tersebut mengatakan bahwa saat ini progresnya sudah 21,5 persen dari rencanaya seharusnya 25 persen. Kata dia proses pembangunan sepenuhnya oleh pemerintah pusat dengan tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Jambi.

Baca: 26 Pasien Bibir Sumbing Daftar Gratis di Hari Bakti Kesehatan Polri dan Hari Jadi Bhayangkara ke 73

Baca: Semarakkan HUT Kota Jambi dan Idul Fitri, Pemkot Jambi Gelar Job Fair dan Perahu Hias

Baca: Tinjau RTH Taman Anggrek Sri Soedewi, Gubernur Fachrori Tegur Bawahan dan Kritisi Kondisi Jembatan

"Kami sudah cek tadi dilapangan, apakah pembangunan fisiknya sesuai dengan perencanaan atau tidak, kami juga tadi tanyakan apakah ada kendala, kalau ada kendala kami akan sampaikan ke kementrian PUPR," kata Fasha saat meninjau lokasi tersebut Senin, (17/6/2019).

Fasha mengatakan segala perlengkapan untuk pembangunan TPA tersebut sudah lengkap dan tinggal pemasangan saja.

“Mudah-mudahan bisa selesai tepat waktu. Karena ditargetkan Desember 2019 ini harus sudah selesai, karena kontraknya akan berakhir pada Februari 2020,” ujarnya. 

Baca: Sidang Lanjutan Sengketa Pilpres 2019, Mahkamah Konstitusi Diminta Tolak Semua Permohonan Paslon 02

Baca: Santer Nama Bursa Calon Gubernur, Namun Masih Malu-Malu Nyatakan Siap Maju Pemilihan Gubernur 2020.

Baca: Oknum Guru Agama Ditangkap Polisi, Siswa Dilecehkan Saat Jam Pelajaran Berlangsung

Pihaknya juga menanyakan kebutuhan tenaga kerja saat proyek tersebut selesai.

“Karena kalau sudah selesai akan dserahkan ke pemkot Jambi, dan harus dioperasikan. Pengoperasian itu akan ada tambahan tenaga kerjanya untuk mengoperasikan mesinnya dan mengoperasikan lainnya. Tentu juga akan ada training kedepannya. Makanya harus kami siapkan dari jauh-jauh hari,” tambahnya.  

Fasha mengatakan, rencanya triwulan kedua tahun 2020 proyek ini sudah bisa dioperasikan. Kata dia, setelah beroperasi nantinya akan ada pemilahan sampah terlebih dahulu. Sampah-sampah organik akan dijadikan kompos dan gas metan dapat pula dikonversi menjadi tenaga listrik dan gas.

“Listrik dan gas ini akan kami salurkan kemasyarakat,” katanya.

Namun yang lebih penting, kata Fasha adalah proses pemilahan sampah itu sendiri. Di masyarakat bisa memilah langsung sampah organik dan anorganik. Selain itu juga melalui bank sampah gimana sampah-sampah yang masih bisa dimanfaatkan dapat dikumpulkan dan yang sudah benar-benar tidak bisa lagi digunakan maka akan dibuang ke TPA sanitary landfill.

"Jadi bisa dibilang sampah yang dibuang ke TPA dengan sistem sanitary landfill ini adalah sampah sampah yang sudah tidak bisa lagi di recycle atau digunakan lagi. Bisa dibilang 50 persen dari total keseluruhan produksi sampah yang akan dibuang ke sini," ujarnya.

Baca: Gigi Bripka Made Agus Copot, Dikeroyok Dua Anggota Ormas saat Rayakan Ulang Tahun

Baca: Cara Membuat Akun WhatsApp Baru Tanpa Menggunakan Nomor Hape, Simak Langkah Mudahnya di Sini

Baca: DOWNLOAD Lagu Video dan MP3 Full Album, Nissa Sabyan Gambus, Lagu Sholawat & Religi Sabyan Terbaru

Kata Fasha produksi sampah di kota Jambi setiap harinya berkisar di angka 600 ton atau kurang lebih 1500 kubik.

“Ini yang akan kami godok lagi terkait dengan pemilahan sampah ini. Apakah akan kita libatkan pemulung atau seperti apa nantinya,” pungkasnya.

VIDEO: Pemkot Jambi Tinjau Pembangunan TPA Sanitary Landfill, Fasha: Target 2019 Ini Harus Selesai (Rohmayana/Tribun Jambi)

Penulis: Rohmayana
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved