VIDEO: Baru Rp 300 Ribu, Seniman Muarojambi Ini Butuh Uluran Tangan, Karena Derita Tumor Ganas

VIDEO: Baru Rp 300 Ribu, Seniman Muarojambi Ini Butuh Uluran Tangan, Karena Derita Tumor Ganas

VIDEO: Baru Rp 300 Ribu, Seniman Muarojambi Ini Butuh Uluran Tangan, Karena Derita Tumor Ganas

TRIBUNJAMBI.COM JAMBI – Saidin (55) masih menderita tumor colli ganas di leher sebelah kanannya. Dalam tujuh bulan tumornya berkembang pesat.

“Pada bulan ketiga mulai nampak. Bulan kelima membesar,” kata Saidin, di rumahnya Senin (10/6/2019) lalu.

Kini beberapa kawannya membantu mengumpulkan donasi dari kitabisa.com untuk pembiayaan berobat atau pun pendampingan Saidin oleh istrinya.

Baca: Tumor Ganas Dilehernya Membesar, Seniman Pembuat Alat Musik Tradisional Muarojambi Ini Butuh Kita

Baca: Layaknya UNBK, Siswa SMP di Sungai Penuh Ujian Semester Kenaikan Kelas

Baca: Nasib Djadjang Nurdjaman di Ujung Tanduk, Ditentukan Usai Laga Persebaya Vs Madura United

Kata dokter yang bicara dengan Saidin, butuh waktu dua tahun untuk menyembuhkan penyaitnya dan pengobatannya pun harus di Palembang. Otomatis Saidin dan istri harus bolak-balik Palembang dan Muaro Jambi.

Awalnya Saidin bekerja selain menjadi seniman, dia juga menyadap karet. Namun sejak sakit dia fokus membuat alat musik tradisional seperti biola, rebana dan gendang.

Namun tiga bulan belakangan badannya semakin lemas. Barang apa saja dijual untuk makan dan obat Saidin. Saat ditemui Tribun tubuhnya lemas dan dia mengaku sulit untuk menelan makanan.

Baca: Apa Itu Porang? Tanaman Umbi Bikin Paidi Pemulung Madiun Punya Omzet Miliaran Rupiah

Baca: Terungkap Sosok Pemilik Potongan Kaki Manusia yang Ditemukan di Tol Jombang-Mojokerto

Baca: Kenapa Tiba-tiba Bambang Widjojanto Keluar Ruangan Nyatakan Kekecewaan Atas Jawaban KPU

“Sempat ditelan tapi muntah lagi. Jadi dipaksa dengan air menelannya,” ungkap ayah dua anak ini.

Irma Tambunan selaku jurnalis Kompas bersama kawan-kawan seniman Muaro Jambi mengumpulkan donasi atau fundraising melalui Kitabisa.com. Namun per tanggal 17 Juni pukul 19.00 WIB baru terkumpul 353.000 dari 200 juta rupiah.

“Meskipun operasi diberikan gratis lewat jaminan Kartu Indonesia Sehat (KIS), jaminan hidup untuknya dan istri yang menemani selama perawatan belum terkumpul,” tulis Irma.

Irma menuliskan dalam tujuannya di Kitabisa.com dalam menggalang dana. “Agar dapat membantu proses pemulihan dan pengobatan dari tumor yang dideritanya, serta untuk membantu kebutuhan sehari-hari pihak keluarga," tulisnya.

Irma ingin meyakinkan bahwa Pak Saidin tidak sendiri karena Pak Saidin bersama kita.

“Saidin tak mau menyerah kalah oleh penyakit. Ia ingin sembuh dan meneruskan mimpinya untuk membangkitkan kesenian lokal yang tenggelam lama,” tulis Irma.

VIDEO: Baru Rp 300 Ribu, Seniman Muarojambi Ini Butuh Uluran Tangan, Karena Derita Tumor Ganas (Jaka HB/Tribun Jambi)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved