Sewa Pembunuh Bayaran Rp 50 Juta untuk Bantai Satu Keluarga, Ternyata Karena Hanya Tanah 1,5 Hektar

Diketahui sebelumnya, pelaku menyatroni rumah korban, Bangkit Sembiring (59), dan berusaha melakukan pembunuhan terhadap satu keluarga tersebut.

Sewa Pembunuh Bayaran Rp 50 Juta untuk Bantai Satu Keluarga, Ternyata Karena Hanya Tanah 1,5 Hektar
Tribun Medan/Dohu Lase
Bangkit Sembiring terbaring lemas di ranjang IGD RSUD Sidikalang ditemani anak sulungnya (tengah) saat ditemui Tribun Medan, Jumat (31/5/2019). 

Sewa Pembunuh Bayaran Rp 50 Juta untuk Bantai Satu Keluarga, Ternyata Perkaranya Hanya Tanah 1,5 Hektar

TRIBUNJAMBI.COM - Serikat Tarigan, pelaku percobaan pembunuhan terhadap satu keluarga di Desa Lau Kersik, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, pada Jumat (31/5/2019), akhirnya ditangkap.

Dikutip Tribunjambi.com dari TribunMedan.com, Serikat Tarigan diamankan kepolisian, Sabtu (15/6/2019), bersama enam pelaku lainnya di beberapa lokasi yang berbeda.

Serikat Tarigan diamankan bersama tersangka lain yakni Wagino, Joni Ginting, Boyma Sitinjak, Bonansa Siagian dan Massa Tarigan di Desa Bukti Lau Kersik, Kota Medan.

Baca: Tak Tanggung-tanggung, Pria Asal Blora Beri Mahar Toyota Fortuner, Profesinya Tak Terduga

Baca: Reaksi Protes Dul Jaelani Saat Mulan Jameela Disebut Ibu Sambung, Ungkap Alasan Kabur ke Maia

Baca: Siapa Sebenarnya Nadia Purwoko? Miss Grand Indonesia 2018 yang Belum Terima Hadiah Apartemen

Sementara satu pelaku lain yakni Bambang Harianto yang diamankan di rumahnya di Dusun Pakel Desa Selamat Kecamatan Tenggulu, Kabupaten Tamiang.

Diketahui sebelumnya, pelaku menyatroni rumah korban, Bangkit Sembiring (59), dan berusaha melakukan pembunuhan terhadap satu keluarga tersebut.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menjelaskan bahwa motif pembunuhan adalah sengketa lahan 1,5 hektar.

"Motifnya adalah dendam yang dilatarbelakangi karena sengketa masalah pertanahan," kata Agus Senin (17/6/2019).

"Korban menguasai lahan yang 1,5 hektar dan terjadi silang sengketa dengan ipar pelaku," tambahnya.

Dijelaskan oleh Agus, otak pembunuhan adalah Serikat Tarigan yang masih mempunyai hubungan kekerabatan dengan korban.

Halaman
123
Editor: suci
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved