Pilpres 2019

Refly Harun Sebut Prabowo-Sandi Masih Ada Pelung, Walau Tak Yakin 02 Bisa Menangi Sengketa Pilpres

Refly Harun Sebut Prabowo-Sandi Masih Ada Pelung, Walau Tak Yakin 02 Bisa Menangi Sengketa Pilpres

Refly Harun Sebut Prabowo-Sandi Masih Ada Pelung, Walau Tak Yakin 02 Bisa Menangi Sengketa Pilpres
Capture/Youtube
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun 

Refly Harun Sebut Prabowo-Sandi Masih Ada Pelung, Walau Tak Yakin 02 Bisa Menangi Sengketa Pilpres

TRIBUNJAMBI.COM - Prabowo Subianto -Sandiaga Uno masih memiliki peluang memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Semua disampaikan oleh Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun, walau  menilai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih memiliki harapan untuk dapat memenangkan sidang sengketa hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal tersebut disampaikan Refly saat menjadi narasumber di program Kabar Petang seperti yang dikutip TribunWow.com dari saluran YouTube tvOneNews, Senin (17/6/2019).

Dalam pemaparannya, Refly menilai kubu Prabowo-Sandi harusnya memilih ingin fokus membuktikan dalil yang mana di sidang sengketa pilpres 2019 ini, apakah dalil yang sifatnya kualitatif atau justru yang kuantitatif.

Baca: Mahfud MD Sebut Selalu Dramatis Cerita Semua Pihak saat Usai Amati Sidang Kedua MK

Baca: Jadi Narasumber FGD tentang Peran Kepala Daerah soal Program Desa di Hotel Sahid, Ini Kata Safrial

Baca: LINK Live Streaming Persib Bandung vs PS TNI di Liga 1 2019 Malam Ini Kick Off 18.30 WIB

Baca: Mahfud MD Sebut Kekalahan 02 Tetap akan Terjadi Walau Diberi Suara Penuh di Kabupaten, Ini Alasannya

"Butuh waktu, enggak akan cukup 1 minggu," ungkap Refly.

"Karena itu saya sudah katakan, kubu 02 harus memilih. Dalam time frame yang singkat itu, mana yang mau didalami, dibuktikan," jelas dia.

Refly berpendapat, jika tim 02 merasa sangat yakin bahwa mereka memiliki data kuantitatif yang menjelaskan dalil mereka soal klaim unggul dalam perolehan suara sebesar 52 persen, maka hal itu harus dijadikan argumen utama.

Namun, Refly mengaku, dirinya merasa kurang yakin atas klaim tersebut.

"Dari awal saya kurang yakin juga. Karena kalau kita bicara tentang government pemilu, saya katakan kecurangan dalam proses penghitungan suara itu sekarang udah agak mulai minim," ujar Refly.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved