Rayuan Maut di Rumah Kosong, 7 Kali KK Setubuhi Pacar

Adalah KK (18) warga Pall Merah harus berurusan oleh polisi setelah menyetubuhi pacarnya berinisial NA (15).

Rayuan Maut di Rumah Kosong, 7 Kali KK Setubuhi Pacar
The Clinical Advisor
Ilustrasi pemerkosaan. 

Rayuan Maut di Rumah Kosong, 7 Kali KK Setubuhi Pacar

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Adalah KK (18) warga Pall Merah harus berurusan oleh polisi setelah menyetubuhi pacarnya berinisial NA (15). Pelaku menyetubuhi korban sebanyak tujuh kali di rumah pelaku.

KK dan NA sudah pacaran delapan bulan. Pada Selasa (14/5) sekira pukul 02.00 dini hari korban menghubungi pacarnya lewat chat dan meminta jemput pelaku di rumahnya, tak tau apa dan maksud tujuan korban yang ingin keluar di tengah malam.

Karena sayang dengan pacarnya, pelaku langsung mengiyakan dan menjemput korban dan dibawa ke rumahnya di Pall Merah yang lagi kosong. Saat itu NA sedang berulang tahun.

Setelah masuk ke dalam kamar, pasangan muda tersebut saling cerita, hingga ke hal-hal porno yang diduga membangkitkan nasfu KK. Pelakupun langsung mengajak korban untuk berhubungan intim.

“Pertama kali korban disetubuhi saat hari ulang tahunnya di rumah pacarnya, korban dijanjikan pelaku dengan bertanggung jawab jika korban hamil,” kata Ipda Yoslinda Prisma selaku Kanit PPA dan di dampingi oleh Wakasat Reskrim Polresta Jambi, Selasa (18/6).

Baca: Penyebar Video Me5um Jilbab Pink di Kerinci Ditangkap, Ini Pengakuan NA yang Mengejutkan

Baca: Pilkada Tanjab Barat, Katamso: Saya Belum Memutuskan

Baca: 8 Tahun Tak Difungsikan, Pasar Pelelangan Ikan Koto Petai Dibiarkan Rusak

Baca: Dua Nama Baru Masuk Bursa Calon Wakil Gubernur Jambi, PAN Tunggu Keputusan DPP

Baca: VIDEO: Detik-detik Mendebarkan Evakuasi Wanita Hanyut Terseret Banjir di Pekanbaru

Setelah itu, dua hari kemudian pelaku kembali menyetubuhi korban di rumahnya dan terakhir kalinya korban disetubuhi oleh pelaku pada 13 Juni 2019 kemarin.

“Kejadiannya selalu di rumah tersangka, pelaku melakukan aksinya saat malam hari dan sore menjelang magrib,” tambahnya.

Aksi kedua pasangan kekasih tersebut akhirnya terbongkar setelah orang tua korban menelpon anaknya. Namun berkali-kali ditelpon tapi nomor korban tak pernah aktif.

Kamis (13/6) sekira pukul 19.00 korban pulang ke rumah. Saat itu orang tua korban sempat marah-marah pada korban, saat itu lah korban mengaku dan bercerita kepada ibunya kalau dirinya sudah disetubuhi pacarnya.

“Karena dia kena marah sama ibunya, akhirnya korban mengaku dan cerita kalau dirinya sudah disetubuhi pacarnya sebanyak tujuh kali,” sebutnya Yoslinda.

Merasa tak senang, orang tua korban langsung mengadu kepada paman korban, mendengar cerita tersebut, paman korban langsung marah dan mencari pacarnya. Keesokan harinya, Kamis (14/6) sekira pukul 16.00 paman korban mendatangi korban dan membawa pelaku ke Mapolresta Jambi untuk membertanggung jawabkan perbuatannya.

“Paman korban yang membawa pelaku ke sini. Saat itu, pelaku sedang duduk santai bersama teman-temannya di toko yang ada di Talang Bakung. Sekarang kasusnya sedang kita proses,” ujarnya.

Baca: Tanggul Sungai Kumun Jebol, Ribuan Hektare Sawah di Kumun Terancam Kekeringan

Baca: Kades Mekarsari Ness Diduga Sediakan Lahan Pemasakan Minyak Ilegal

Baca: Illegal Drilling Ancam Lingkungan, Bupati Batanghari Tunggu Reaksi Kementerian

Baca: DPRD Kota Jambi Minta Pemkot Fokus Peningkatan PAD

Baca: Pemkab Bungo Ajukan 1.600 Formasi untuk CPNS 2019, BKPSDM Harap Honorer Dapat Prioritas

Atas perbuatan tersangka dirinya harus berhadapan dengan Pasal 81 ayat (2) UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang No 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Dia bisa diancam hukuman penjara selama 15 tahun paling lama dan 5 tahun paling sedikit,” tandasnya. 

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved