Berita Muarojambi

Muarojambi Dapat Tambahan Kuota 260 Unit Bantuan Bedah Rumah dari Program BSPS

Muarojambi Dapat Tambahan Kuota 260 Unit Bantuan Bedah Rumah dari Program BSPS

Muarojambi Dapat Tambahan Kuota 260 Unit Bantuan Bedah Rumah dari Program BSPS
tribunjambi/samsul bahri
Bupati Muarojambi, Masnah Busyro lakukan kunjungan ke Desa Sipin Teluk Duren, Kecamatan Kumpeh Ulu, Selasa (6/3/2018). Kunjungan kali ini dalam rangka peresmian bedah rumah beberapa waktu lalu 

Muarojambi Dapat Tambahan Kuota 260 Unit Bantuan Bedah Rumah dari Program BSPS

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kabupaten Muarojambi tahun ini mendapatkan bantuan bedah rumah melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 960 unit.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Muarojambi, Riduwan mengatakan, sebelumnya Kabupaten Muarojambi hanya mendapatkan jatah sebanyak 700 unit sasaran rumah untuk dilakukan bedah rumah.

Namun, setelah Dinas Perkim melakukan upaya pendekatan dan melobi kementerian, akhirnya Kabupaten Muarojambi mendapat jatah tambahan sebanyak 260 unit.

Baca: Serahkan Bantuan Bedah Rumah, Bupati Masnah Imbau ASN Tingkatkan Zakat Demi Bantu Warga Miskin

Baca: VIDEO: Baru Rp 300 Ribu, Seniman Muarojambi Ini Butuh Uluran Tangan, Karena Derita Tumor Ganas

Baca: Nasib Djadjang Nurdjaman di Ujung Tanduk, Ditentukan Usai Laga Persebaya Vs Madura United

"Awalnya kita cuma dapat 700 unit. Kemudian kita ajukan lagi penambahan sebanyak 400 unit. Ternyata yang disetujui 260 unit. Jadi total bantuan bedah rumah melalui program BSPS tahun ini sebanyak 960 unit," ujar Riduwan, Selasa (18/6)

Dengan adanya penambahan jatah bedah rumah tersebut kata Riduwan, setiap kecamatan di Kabupaten Muarojambi akan mendapatkan kuota bedah rumah.

Baca: Layaknya UNBK, Siswa SMP di Sungai Penuh Ujian Semester Kenaikan Kelas

Baca: Apa Itu Porang? Tanaman Umbi Bikin Paidi Pemulung Madiun Punya Omzet Miliaran Rupiah

Baca: Terungkap Sosok Pemilik Potongan Kaki Manusia yang Ditemukan di Tol Jombang-Mojokerto

Pada tahun lalu disebutkan oleh Riduwan, bedah rumah melalui program BSPS ini hanya didapatkan di delapan kecamatan.

Menurutnya, bedah rumah melalui program BSPS ini murni dilakukan oleh Pemerintah Pusat.

Sedangkan pemerintah daerah hanya mengusulkan bantuan yang telah diajukan dari desa, dinas sosial dan dari Badan Pusat Statistik (BPS).

"Kita hanya menerima data saja, itu dana dari pusat. Sekarang tahapan di lapangan masih dalam tahap verifikasi," jelasnya.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa saat ini verifikasi tengah di lakukan di Kecamatan Kumpeh.

Ia menambahkan bahwa ada peraturan daerah yang melarang untuk di lakukan pembanguan permukiman yang sati diantaranya yaitu daerah banjir.

Baca: Video Mengerikan Turbulensi 20 Menit, Badan Pramugari Terlempar Membentur Langit-langit Pesawat

Baca: Bukan Angin Surga, Gaji Ke 13 Segera Cair, Lihat Jadwal dan Besaran Nilai Menurut Golongan Di sini !

Baca: Siapa Sebenarnya Nadia Purwoko? Miss Grand Indonesia 2018 yang Belum Terima Hadiah Apartemen

"Di kumpeh itu masih ada yang masuk daerah banjir. Saat ini dalam tahap verifikasi, jadi kami minta kepada masyarakat yang sebelumnya di nyatakan dapat, namun nanti hasil verifikasi menujukan daerah banjir, kami minta untuk memaklumi, karena ini memang sudah ada aturannya," ungkap Riduwan.

Muarojambi Dapat Tambahan Kuota 260 Unit Bantuan Bedah Rumah dari Program BSPS (Samsul Bahri/Tribun Jambi)

Penulis: syamsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved