Info DPRD Kota Jambi

DPRD Kota Jambi Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2018

DPRD Kota Jambi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota keuangan ranperda tentang pertanggungjawaban

DPRD Kota Jambi Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2018
Wartawan Tribun Jambi
DPRD Kota Jambi, menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota keuangan ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja Kota Jambi tahun 2018, 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- DPRD Kota Jambi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota keuangan ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran  pendapatan dan belanja Kota Jambi tahun 2018, di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Jambi, Senin(17/6). 

Rapat Paripurna dipimpin langsung  oleh Wakil Ketua DPRD Kota Jambi M. Fauzi  dan dihadiri oleh Walikota Jambi Syarif Fasha.

Selaku pihak eksekutif Walikota Fasha menyampaikan bahwa pendapatan transfer  dari pemerintah pusat terdiri dari dana  perimbangan sebesar 1,12 Triliun terealisasi sebesar 1,11 Triliun atau 98,6 persen.

Sementara  untuk pendapatan dari transfer lainnya ditargetkan sebesar 18 Miliyar, realisasinya sebesar  18 Miliyar atau 100 persen.

“Mudah-mudahan paripurna ini  berjalan lancar, juga kami sedang memasuki tahapan perubahan di tahun 2019 dan juga penyampaian usulan untuk di tahun 2020 nanti,” ujarnya. 

Fasha juga menyampaikan bahwa penerimaan pembiayaan  tahun anggaran 2018 adalah berasal dari sisa lebih perhitungan anggaran(silpa) tahun 2017 yang nilainya sebesar 131,65 Miliar.

Penerimaan  biaya tersebut dikeluarkan untuk pembiayaan sehingga menjadi pembiayaan netto. Sedangkan realisasi dari pembiayaan  netto tahun 2018 sebesar 126,65 Miliar.

“Saya melihat dan mencermati bahwa di 2018 banyak yang efisiensi-efisiensi yang dilaksanakan, sehingga Silpa  memang agak besar disitu  karena memang banyak belanja –belanja yang kami  stop  tidak boleh dibelanjakan karena  hanya kegiatan-kegiatan rutin tahunan yang sifatnya copy  paste kami stop semua dan hasil dari itu juga bisa kami pakai di 2019 ini,”terangnya.

Menurutnya ada sarana dan prasarana karena keterbatasan anggaran sehingga harus meminta  bantuan dari ABPN, DAK dan lainnya.

"DAK di 2018 itu agak minim karena banyak  kegiatan seperti  ASEAN games  banyak dana tersedot disana sehingga DAK reguler kita dipotong semua karena ini kebijakan pemerintah pusat,” pungkasnya.

Sementara itu, wakil ketua DPRD kota Jambi M Fauzi mengatakan akan menanggapi hasil penyampaian nota keuangan ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran  pendapatan dan belanja Kota Jambi tahun 2018, pada rapat paripurna jawaban legislatif pada, Selasa (18/6).

"Kita bahas dulu baru kita Jawab besok," katanya. (rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: rida
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved