Siapa Sebenarnya Miliarder Asal Indonesia yang Beli Rumah Mewah Ratusan Miliar Milik Donald Trump?

Sebelumnya, Perusahaan milik Presiden Amerika Serikat Donald Trump ternyata menjual properti terakhir milik sang presiden di California.

Siapa Sebenarnya Miliarder Asal Indonesia yang Beli Rumah Mewah Ratusan Miliar Milik Donald Trump?
SALON.COM
Siapa Sebenarnya Miliarder Asal Indonesia yang Beli Rumah Mewah Ratusan Miliar Milik Donald Trump? 

Siapa Sebenarnya Miliarder Asal Indonesia yang Beli Rumah Mewah Ratusan Miliar Milik Donald Trump?

TRIBUNJAMBI.COM -  Siapa sebenarnya sosok milarder yang mampu beli rumah Donald Trump dengan harga fantastis tersebut?

Sebelumnya, Perusahaan milik Presiden Amerika Serikat Donald Trump ternyata menjual properti terakhir milik sang presiden di California.

Sebuah rumah mewah seluas 500 meter persegi di Beverly Hills dibeli sebuah perusahaan milik miliarder Indonesia yang juga adalah rekan bisnis Trump.

Dalam sebuah catatan yang terdaftar di pemerintah wilayah Los Angeles pada 31 Mei menunjukkan putra tertua Trump, Donald Trump Jr, menjual properti itu kepada Hillcrest Asia Ltd yang terdaftar di British Virgin Island.

Properti itu dijual dengan harga 13,5 juta dolar AS atau sekitar Rp193 miliar. Harga ini hampir dua kali lipat lebih tinggi dibanding saat Trump membelinya pada 2007.

Baca: Meski Bukan Lulusan Akmil, Anak Luhut Binsar Pandjaitan Lulus Memuaskan di Seskoad Amerika

Baca: PPDB 2019 SMA & SMK Dibuka Mulai Hari Ini, Jalur Pendaftaran: Prestasi atau Perpindahan Orangtua

Baca: Nama Ahok Disebut-sebut Masuk Deretan Daftar Calon Menteri Kabinet Jokowi-Maruf Amin, Ini Posisinya

Baca: VIDEO: Agung Hercules Dikabarkan Idap Kanker Otak, Dulu Kekar Sekarang Berubah Drastis

Pembelinya terdaftar dengan alamat di sebuah kondominium di Beverly Hills milik perusahaan kepunyaan Hary Tanoesoedibjo.

Harry adalah rekan bisnis Trump dalam dua proyek di Indonesia yaitu sebuah resor di Bali serta sebuah reskor dan lapangan golf di Jawa Barat.

Harry pernah menyatakan, kedua proyek itu bernilai lebih dari 500 juta dolar AS atau lebih dari Rp7 triliun saat sudah rampung.

Harian The Washington Post berusaha menghubungi Harry Tanoesoedibjo lewat telepon tetapi tidak berjawab.

Halaman
12
Editor: Tommy Kurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved