Sampai Minta Ampun, Reaksi Adian Napitupulu Saat Jokowi Sebut Aktivis 98 Bisa Jadi Menteri

Nama Adian Napitupulu menggema di acara Halal Bihalal Aktivis 98 saat Jokowi menyebut Aktivis 98 bisa saja menjadi menteri.

Sampai Minta Ampun, Reaksi Adian Napitupulu Saat Jokowi Sebut Aktivis 98 Bisa Jadi Menteri
Kompas TV
Respons Adian Napitupulu saat Jokowi sebut Aktivis 98 bisa jadi menteri 

TRIBUNJAMBI.COM- Nama Adian Napitupulu menggema di acara Halal Bihalal Aktivis 98 saat Jokowi menyebut Aktivis 98 bisa saja menjadi menteri.

Namun tak disangka, respons Adian Napitupulu ketika Jokowi menyebut Aktivis 98 bisa saja menjadi menteri.

Jokowi sendiri sudah menekankan ada dua aspek yang harus dimiliki oleh jajaran kabinetnya nanti.

Pertama, Jokowi menyampaikan menteri harus bisa megeksekusi program yang ada.

"kemampuan eksekutor yang paling penting. Memiliki kemampuan manajerial yang baik, seperti mengelola sebuah ekonomi, baik ekonomi makro, kemampuan ekonomi daerah, maupun semuanya," kata Jokowi seusai menghadiri Silaturahim Nasional dan Buka Puasa Bersama HIPMI di Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Minggu (26/5/2019).

Selain itu, Jokowi juga menginginkan jajaran kabinetnya bisa menangani masalah dengan benar.

"Mampu mengelola dari sekian masalah, problem, persoalan-persoalan yang ada dengan program dan eksekusinya benar," kata Jokowi dikutip dari Kompas.com.

Baca: Pengakuan Mengejutkan Polisi Pada Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Penumpang Mendadak Serang Sopir Bus

Baca: BANTING HARGA! AirAsia Beri Tiket Jakarta-Singapura Hanya Rp 150 Ribu, Padahal Tiket Lagi Mahal

Presiden Joko Widodo pada acara Silaturahim Nasional dan Buka Puasa Bersama HIPMI di Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Minggu (26/5/2019).
Presiden Joko Widodo pada acara Silaturahim Nasional dan Buka Puasa Bersama HIPMI di Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Minggu (26/5/2019). ((DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com) ())

Selain itu, Jokowi juga menekankan pentingnya menteri-menteri yang berintegritas.

"Ya, yang lain memiliki intergritas, memiliki kapabilitas yang baik. Tapi yang paling penting adalah mampu mengeksekusi, memiliki kemampuan manajerial yang baik. Dua hal yang penting itu," kata Jokowi.

Meski demikian, Jokowi enggan berbicara soal komposisi menteri dari kalangan partai politik dan nonpartai politik.

Halaman
123
Editor: andika arnoldy
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved