Penerimaan CPNS 2019, BKD Tanjab Timur Masih Tunggu Putusan Bupati

Terkait wacana penerimaan CPNS Pusat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur tahun 2019, masih menunggu keputusan Bupati.

Penerimaan CPNS 2019, BKD Tanjab Timur Masih Tunggu Putusan Bupati
Tribunjambi/Abdul Usman
Kabid Mutasi dan Promosi BKD Tanjab Timur, Angga. 

Penerimaan CPNS 2019, BKD Tanjab Timur Masih Tunggu Putusan Bupati

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Terkait wacana penerimaan CPNS Pusat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur tahun 2019, masih menunggu keputusan Bupati.

Rekrutmen CPNS di Tanjab Timur masih belum menemukan kepastian, pasalnya hingga saat ini bupati masih belum memberikan keputusan untuk dapat menyelenggarakan kegiatan tersebut atau tidak.

"Terkait penerimaan CPNS tahun 2019, kita masih menunggu keputusan dari bupati apakah setuju atau tidak untuk melakukan rekrutmen CPNS tersebut," ujar Kabid Promosi dan Mutasi Badan Kepegawaian Daerah BKD Angga Hari kepada Tribunjambi.com.

Dikatakannya pula, untuk penerimaan CPNS tersebut pihaknya masih memiliki waktu hingga minggu ini sebelum akhirnya ditutup oleh kementerian.

"Deadlinenya hingga hari Jumat nanti, kita juga sudah ajukan ke Bupati dan akan melakukan rapat. Nanti baru diketahui keputusan kita akan menyelenggarakan atau tidak," jelas Angga kepada Tribunjambi.com.

Baca: CPNS 2019, Bupati Sarolangun Perjuangkan Honorer Jadi PNS, Ajukan 1000 Formasi ke Kementerian

Baca: Dituding Menyeleweng, Puluhan Warga Desak DPRD Bungo Copot Kades Dusun Tanjung

Baca: Dikabarkan Terlibat Bisnis Minyak Ilegal, Oknum Polisi di Jambi Angkat Bicara

Baca: Jalan di Air Liki Hancur, Puluhan Warga Tabir Barat Goyang Pagar Kantor Bupati Merangin

Baca: Pidana Pemilu di TPS Teluk Kecibung Sarolangun Berlanjut ke Kejaksaan

Dengan masih menyisakan waktu hingga hari Jumat tersebut, jika pemda tidak mengusulkan maka secara otomatis pemda dianggap tidak mengusulkan sesuai surat dari Menpan dan tidak menyelenggarakan penerimaan CPNS.

Diakuinya, jika berbicara kebutuhan ASN Kabupaten banyak kekurangan tenaga ASN terlebih untuk tenaga guru prioritas, yaitu tenaga guru, penyuluh dan kesehatan.

"Untuk tahun ini tidak hanya penerimaan CPNS saja namun juga dilakukan rekrutmen untuk P3K pegawai dengan perjanjian kerja," jelasnya.

Untuk P3K sendiri yang menjadi prioritas, bagi usia di atas 35 tahun, mengabdi selama terus menerus selain itu honorer dan K2.

"Namun kita belum tahu apakah nanti akan ada perubahan peraturan dari Menpan lagi atau tetap menggunakan peraturan yang lama," pungkasnya.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved