Pasar Tanggo Rajo Ilir akan Direnovasi, Bupati Tanjab Barat Punya Rencana Begini

Pasar Tanggo Rajo Ilir akan segera direnovasi dengan melibatkan koperasi pasar.

Pasar Tanggo Rajo Ilir akan Direnovasi, Bupati Tanjab Barat Punya Rencana Begini
Tribunjambi/Darwin
Pasar Tanggo Rajo Ilir di Tanjab Barat. 

Pasar Tanggo Rajo Ilir akan Direnovasi, Bupati Tanjab Barat Punya Rencana Begini

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Pasar Tanggo Rajo Ilir akan segera direnovasi dengan melibatkan koperasi pasar.

Pantauan Tribunjambi.com di lapangan, gedung Pasar Tanggo Rajo Ilir, Kuala Tungkal saat ini seakan terbengkalai, tidak terlihat pedagang yang berjualan di dalamnya. Pedagang justru memanfaatkan jalan dan sebagian lantai dasar untuk berjualan.

Berkaitan dengan hal itu, Bupati Tanjab Barat, Safrial berencana untuk merenovasi bangunan Pasar Tanggo Rajo Ilir. Sehingga para pedagang dapat berjualan di gedung tiga lantai tersebut.

"Renovasi pasar itu kan supaya indah, bersih, terang," kata Bupati Safrial.

Dia menyampaikan keinginannya untuk merenovasi bagian bawah pasar tersebut.

Safrial juga katakan sebelum merenovasi kita akan melibatkan koperasi pedagang pasar karena yang memakai pasar tersebut adalah mereka.

Baca: Polres Sarolangun Catat Tak Ada Korban Jiwa Selama Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran

Baca: Bupati Merangin Ingin Status Temenggung SAD Disamakan dengan Ketua RT

Baca: Atasi Masalah Moral Remaja, Sekda Tanjab Timur Dukung Program Bebas Buta Aksara Alquran

Baca: Tak Hanya Membunuh, Edi Juga Kuras Barang Milik Mantan Istri

Baca: CPNS 2019, Bupati Sarolangun Perjuangkan Honorer Jadi PNS, Ajukan 1000 Formasi ke Kementerian

"Nanti kita investasi terlalu banyak, ternyata dia (pedagang red) tidak mau pakai jadi mubajir, nah kita pastikan kalau pemerintah mau renovasi itu kita pastikan juga mereka harus pakai itu pasar, iya kan?," ujarnya.

Dengan demikian menurutnya tidak ada lagi yang akan berjualan di jalan-jalan, seperti yang didapatinya banyak penjual di jalan sehingga menyebabkan macet.

"Nah, kalau seumpamanya jalan itu tidak diisi pedagang saya kira itu orang langsung masuk ke situ. Dia (pembeli) parkir motor dia, langsung beli di tempat Pasar Tanggora itu," tukasnya.

Sementara seorang pedagang yang ditemui Tribunjambi.com mengaku tidak berjualan di dalam bangunan tersebut lantaran sepi pembeli.

"Sepi kalau jualan di dalam, gak ada pembeli. Rata rata pedagang pun jualan di luar. Orang nak beli itu dak mau jauh-jauh masuk ke dalam," ujarnya.

Dia berharap jika pemerintah hendak menertibkan pedagang, semua pedagang harus berjualan di dalam bangunan tersebut.

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved