Kasus Kredit Fiktif Bank Mandiri: Irfan Minta Saksi Jangan Banyak Tanya

Irfan berperan sebagai penghubung antara nasabah dan pihak Bank Mandiri. Farida turut membantu menghubungkan beberapa saksi nasabah dengan Irfan.

Kasus Kredit Fiktif Bank Mandiri: Irfan Minta Saksi Jangan Banyak Tanya
Tribunjambi/Jaka HB
Tiga terdakwa dugaan kredit fiktif Bank Mandiri samratulangi dengarkan lima saksi, pada Senin (17/6) di Pengadilan Negeri Jambi. 

Kasus Kredit Fiktif Bank Mandiri: Irfan Minta Saksi Jangan Banyak Tanya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Irfan berperan sebagai penghubung antara nasabah dan pihak Bank. Farida turut membantu menghubungkan beberapa saksi nasabah dengan Irfan. Hal ini diketahui dari saksi yang dihadirkan dalam sidang kasus dugaan kredit fiktif di Bank Mandiri Samratulangi di Pengadilan Negeri Jambi, pada Senin (17/6).

Cintami selaku aparatur sipil negara (ASN) dari Tungkal, Tanjung Jabung Barat, mengatakan awalnya dia bersama tantenya bernama Salwati sedang butuh uang.

“Karena ada permasalahan keuangan katanya lewat telpon minta tolong nanti ke Jambi lah katanya,” kata Cintami.

Cintami kemudian bersama tantenya pergi ke Bank Mandiri Samratulangi. Dia bertemu dengan Irfan sebelum naik ke lantai dua.

“Katanya jangan kuatir, kalau ditanya nggak usah bayak ngomong, katanyanya sama saya,” ungkap Cintami.

Baca: VIDEO Detik-detik Ganjar Pranowo Marahi 3 Kepala Sekolah Gara-gara Tak Verifikasi SKTM

Baca: Siswa Diusir Saat Ujian Gara-gara Nunggak Bayar SPP, Begini Tanggapan Dinas Pendidikan Jambi

Baca: Rapat Paripurna Batal, Dewan Sebut Gara-gara Bupati Muaro Jambi ke Jakarta

Baca: Penerimaan CPNS 2019, BKD Tanjab Timur Masih Tunggu Putusan Bupati

Baca: Jalan di Air Liki Hancur, Puluhan Warga Tabir Barat Goyang Pagar Kantor Bupati Merangin

 “Saya awalnya gugup karena tante saya juga bilang begitu. Saya seperti ikut saja. Tidak ada berkas apa pun dan ada difoto. Ada lebih dari satu tanda tangan, karena kejadiannya sudah beberapa tahun lalu jadi lupa jumlah uangnya,” katanya.

Nurmala Sari sebagai salah satu saksi mengakui bahwa pernah ditawarkan pinjaman oleh Farida. Melalui Farida Nurmala kemudian dipertemukan dengan Irfan. Irfan terkejut mendengar pernyataan itu.

Meski pun begitu Nurmala tetap melanjutkan keterangannya. Nurmala mengaku awalnya ingin meminjamkan uang untuk modal usaha sebanyak 50 juta. Setelah dikenalkan dengan Irfan, esoknya Nurmala bersama Irfan dan Farida pergi ke tiga bank, salah satunya Bank Mandiri Samratulangi.

“Pak Irfan mengatakan pada saya jangan bayak tanya. Saya iyakan saja. Ketika ditanya-tanya sama orang bank, Irfan yang lebih banyak menjawab,” kata Nurmala.

Halaman
12
Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved