Berita Kriminal Jambi

Barang Bukti Ditinggal di Lapangan, Terdakwa Pencuri Sepeda tak Lihat Kalau Ada CCTV Saat Beraksi

Barang Bukti Ditinggal di Lapangan, Terdakwa Pencuri Sepeda tak Lihat Kalau Ada CCTV Saat Beraksi

Barang Bukti Ditinggal di Lapangan, Terdakwa Pencuri Sepeda tak Lihat Kalau Ada CCTV Saat Beraksi
Shutterstock
Ilustrasi pencurian 

Barang Bukti Ditinggal di Lapangan, Terdakwa Pencuri Sepeda tak Lihat Kalau Ada CCTV Saat Beraksi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Melihat ada kesempatan, Supriyadi langsung saja mengangkat sepeda yang ada di depan toko Sepeda milik Blasius, di kawasan Simpang Mangga Pasar Kota Jambi, yang tampak sedang sepi.

Saat beraksi, Supriadi bersama termannya Karim (DPO) tidak melihat lagi jika ada CCTV yang merekam perbuatan mereka.

“Kamu punya anak? Dimana keluarga?” tanya Yandri Roni, hakim yang memimpin persidangan di Pengadilan Negeri Jambi.

“Punya pak. Di Bayung Lincir,” jawab terdakwa Supriyadi.

Baca: Aksi Perampokan Emas Rp 1,6 Miliar Terekam CCTV, Ini Dia Ciri-ciri Komplotan Pelaku Pencurian

Baca: Terkuak 7 Daftar Kecurangan Jokowi-Maruf yang Dibongkar Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Saat Sidang di MK

Baca: Diawali dengan Salawat, Tradisi Bekarang, Mencari Ikan dengan Tangkul, di Senaung Kembali Dihidupkan

Semua bermula pada Selasa 19 Maret 2019 pada pukul 14.22 WIB di Kecamatan Pasar. Ahmad Supriadi bersama rekannya melintas di depan toko Edsel Shop dan melihat beberapa sepeda yang terletak di luar toko.

Karena sepi muncullah niat untuk mengambil salah satu sepeda. Karim yang merupaka rekan Supriadi memantau situasi dan satu sepeda MTB (Mountain Bike) merk Merida warna abu-abu milik Basius Hermanto pun langsung diangkut Supriadi ke atas sepeda motor yang dikemudikan Karim.

Baca: Satuan Elit Paling Misterius, Istri Sendiri Sampai tak Tahu Suami di Satuan Rahasia Kopassus, Sat-81

Baca: Hasilkan Rp 25 Juta Per Hari, BUMDes Taman Pertiwi, Kerinci, Pekerjakan 70 Warga di Libur Lebaran

Baca: 2 Ton Daging Sapi Tak Laku Saat Menyambut Lebaran Idul Fitri di Bungo, Disnakan Duga Ini Penyebabnya

Selanjutnya terdakwa Karim bermaksud menjual sepeda tersebut. Namun, melihat informasi kehilangan sepeda di sosial media, Karim panik lantas mengurungkan niat menjual.

Lalu Karim meletakkan sepeda tersebut di sekitar lapangan sepak bola dekat tempat tinggal mereka. Selanjutnya pada Selasa 26 Maret pukul 11.00 WIB Supriadi ditangkap polisi. Sedangkan Karim yang meletakkan sepeda di lapangan belum tertangkap.

“Berapa kerugiannya?” tanya Yandri Roni selaku ketua majelis hakim, pada Kamis (13/6/2019).

“Saya mengalami kerugian sekitar Rp 11 juta,” kata Blasius.

Barang Bukti Ditinggal di Lapangan, Terdakwa Pencuri Sepeda tak Lihat Kalau Ada CCTV Saat Beraksi (Jaka HB/Tribun Jambi)

Penulis: Jaka Hendra Baittri
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved