Info Terkini Kota Jambi

Walikota Jambi Sy Fasha Bicara Akuntabilitas Keuangan Diera 4.0

Meski disibukkan dengan persoalan di daerah, namun tak menganggu aktivitas Wali Kota

Walikota Jambi Sy Fasha Bicara Akuntabilitas Keuangan Diera 4.0
Humas Pemkot Jambi
Walikota Jambi Sy Fasha Bicara Akuntabilitas Keuangan Diera 4.0 

*Fasha Menjadi Pembicara Nasonal Mewakili Wali Kota se-Indonesia

JAKARTA,TRIBUNJAMBI.COM - Meski disibukkan dengan persoalan di daerah, namun tak menganggu aktivitas Wali Kota Syarif Fasha di tingkat nasional. Keberhasilannya mengomandoi dan meramu kebijakan dengan melahirkan berbagai kreasi dan inovasi di Tanah Pilih Pusako Batuah, membawa Kota Jambi menjadi role model nasional. Ia pun kembali diminta menyampaikan best practicenya dalam memimpin Kota Jambi.

Wali Kota Jambi dua periode yang juga Doktor Ilmu Pemerintahan itu, kembali didaulat menjadi pembicara utama dalam Talk Show disalah satu TV swasta nasional yang di selenggarakan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) di Jakarta, Jumat (14/6).

Wali Kota Jambi yang juga Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) itu ditunjuk menjadi perwakilan Wali Kota se Indonesia dalam talk show tersebut. Ia disandingkan dengan nara sumber lain yaitu deputi BPKP-RI Ernadhi Sudarmanto, Sekjen BPK-RI Bahtiar Arif, serta Sekjen Kemenkumham Bambang Rantam Sariwanto.

Fasha memaparkan best practicenya dalam pengelolaan keuangan negara di era 4.0. Ia mengatakan, bahwa Pemkot Jambi telah melaksanakan sebagian besar prinsip-prinsip efisiensi, efektivitas dan transparansi dalam pengeloaan keuangan negara, diantaranya dengan melaksanakan sistem e-Planning, e-Budgeting dan e-Monitoring.

"Pemerintah Kota Jambi telah menerapkan penyajian laporan keuangan pemerintah dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAKIP) yang baik, efektif, sistem pengendalian intern, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Fasha.

Ia juga menegaskan perlunya kolabaorasi antar institusi dalam pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan, seperti dengan BPK-RI dan BPKP-RI.

"Selain mengoptimalkan pengelolaan keuangan dengan sistem elektronik tersebut, kami juga banyak mendapat masukan dari BPK dan BPKP, alhasil pengelolaan keuangan kami berjalan dengan baik, hal itu dibuktikan dengan tiga kali berturut-turut Pemerintah Kota Jambi meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)," ujar Fasha.

Fasha yang juga berbicara atas nama APEKSI itu juga menjelaskan upaya-upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi dalam mengefisienkan anggaran.

Ia menerangkan, dalam era keterbukaan dan teknologi saat ini pemerintah daerah di tuntut untuk "memutar otak" dan juga bijak dalam menggunakan APBD yang relatif terbatas, jika dibandingkan dengan urusan pemeritahan dan pelayanan publik yang menjadi tanggungjawabnya.

Halaman
123
Editor: rida
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved