Sangkara Project, Upaya Gadis Jambi Kurangi Dampak Buruk Plastik

Dampak buruk dari plastik sudah sangat memprihatinkan. Bagaimana plastik dapat mengancam hidup hewan-hewan di laut.

Sangkara Project, Upaya Gadis Jambi Kurangi Dampak Buruk Plastik
Tribunjambi/Aldino
Tamara Augustine, Gadis Jambi Favorit 2019 yang membentuk Sangkara Project. 

Sangkara Project, Upaya Gadis Jambi Kurangi Dampak Buruk Plastik

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dampak buruk dari plastik sudah sangat memprihatinkan. Bagaimana plastik dapat mengancam hidup hewan-hewan di laut. Sehingga kampanye untuk meminimalisir penggunaan plastik terus digaungkan mulai dari tingkat akademisi hingga di masyarakat.

Seperti contohnya yang dilakukan Tamara Augustine, Gadis Jambi Favorit 2019 yang membentuk Sangkara Project bersama temannya untuk memberikan pemahaman menggunakan produk ramah lingkungan.

Sangkara Project mengajak untuk meminimalisir penggunaan plastik dengan alternatif bahan lainnya. Di Sangkara membuat kegiatan dengan aksi dan kegiatan kepedulian dengan mengganti plastik.

“Contohnya sedotan plastik yang diganti dengan sedotan stainles atau sedotan bambu. Untuk tas belanja bisa diganti dengan reusable bag, untuk botol plastik kita bisa menggunakan tumbler,” ungkapnya.

Baca: Setelah Jeda Selama Ramadan, Mulailah dengan Olahraga 1000 Langkah

Baca: Sekali Bertemu Langsung Melamar, Pernikahan Pria 41 Tahun dengan Gadis 13 Tahun Viral di Medsos

Baca: Mengapa 7 Member BTS Sengaja Diusulkan Bebas dari Wamil, Ini Tanggapan Komisi Militer Korea Selatan

Baca: Petugas Akui Peluang Setya Novanto Sempat Lepas dari Pengawalan dan Menghilang, Kok Bisa?

Baca: Sindiran Keras Najwa Shihab Lihat Kasus Setya Novanto Dipindah ke Lapas Gunung Sindur: Semakin Bebas

Selain itu di Sangkara Project juga menyediakan jasa pembuatan barang dan perlengkapan untuk dekorasi event, kantor, rumah dan sebagainya. Dengan bahan dasar yang digunakan adalah kardus.

Pemakaian kardus ini dapat menggantikan peran triplek, sterofoam, kayu, yang biasa digunakan untuk bahan dasar dekorasi. Dengan beralih ke kardus diharapkan sampah yang dihasilkan jauh lebih sedikit dan memberikan kemudahan dalam proses daur ulang karena kardus dapat dijual kembali atau dibuat menjadi barang dekorasi lainnya.

“Jadi kita benar-benar mengajak orang untuk meminimalisir penggunaan plastik untuk melindungi lingkungan,” ungkapnya.

VIDEO:Gadis Favorit 2019, Tamara Kampanyekan Bijak Penggunaan Plastik, Yuk Kepoin Apa Saja Projeknya
VIDEO:Gadis Favorit 2019, Tamara Kampanyekan Bijak Penggunaan Plastik, Yuk Kepoin Apa Saja Projeknya (tribunjambi/Wawan Kurniawan)

Kampanye ini dilakukan di sosial media karena cukup efektif saat ini. Postingan yang di update juga tentang bahaya plastik dan alternatif untuk menggantinya. Ia juga ikut organisasi dan mengajak teman-teman untuk peduli terhadap pengurangan plastik. Dengan kata lain memulai dari orang-orang terdekat terlebih dahulu.

“Sambutan dari netizen juga tertarik karena belakangan kampanye ini sedang aktif, terlebih di Kota Jambi. Saya percaya perlahan-lahan minat masyarakat terhadap aksi ini akan naik. Terlebih Pemkot Jambi juga membuat kebijakan pembatasan kantong plastik. Secara tidak langsung masyarakat juga turut berkontribusi untuk pengurangan sampah plastik,” paparnya.

Ia menyampaikan Sangkara merupakan bahasa sangsakerta yang artinya mendapatkan kemakmuran. Hal yang membuatnya tertarik awalnya karena diajak oleh kakak tingkat yang kuliah di Bandung. Dari update-an di sosial media ia tertarik untuk ikut. 

Penulis: Nurlailis
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved