Honor Kurang, Saksi Partai Demokrat Kota Jambi Tagih Janji

Saksi Partai Demokrat mengeluhkan ketika kerja mereka tidak dibayar penuh pihak partai.

Honor Kurang, Saksi Partai Demokrat Kota Jambi Tagih Janji
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Simak hasil terkini real count KPU Pileg 2019 per Sabtu (11/5/2019) pukul 13.00 WIB. PDIP tetap teratas, PKB Geser Demokrat di lima besar. 

Saksi Partai Demokrat Kota Jambi Tagih Janji Pembayaran Honor

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Saksi Partai Demokrat mengeluhkan ketika kerja mereka tidak dibayar penuh pihak partai. 

Meliana, salah seorang saksi partai Demokrat yang berhasil dikonfirmasi Tribunjambi.com, Jumat (14/6/2019) mengungkapkan bahwa hak mereka sebagai saksi belum dibayarkan penuh oleh pihak partai. Meski mereka mengakui bahwa mereka juga sudah mengeluhkan hal itu kepada koordinator saksi untuk wilayah Kecamatan Kotabaru.

"Kami diajak jadi saksi Partai Demokrat. Dimana dijanjikan upah Rp200 ribu per orang," ungkapnya.

Namun upah atau honor yang dijanjikan tersebut hanya mereka terima sebesar Rp100 ribu. Itu pun diberikan ketika mereka mau menjadi saksi di TPS.

"Yang Rp100 ribu awal itu semacam DP awal. Sisanya dijanjikan nanti setelah penyerahan C1," kata Meliana.

Namun ternyata itu hanya janji kosong. Ketika C1 diberikan, sisa uang yang dijanjikan tidak kunjung diberikan. Sampai mereka pun bertanya kepada koordinator saksi ketika itu. Jawabannya juga masih berupa janji, bahwa kekurangan bayar itu akan dilunasi.

Baca: Dewan Minta Opini WTP Tanjab Barat Bisa Dipertahankan

Baca: Raih WTP, Begini Pesan Bupati Tanjab Barat Buat Pejabatnya

Baca: Halal Bihalal, Maulana Minta Dinsos Kota Jambi Tekan Angka Kemiskinan

Baca: Sangkara Project, Upaya Gadis Jambi Kurangi Dampak Buruk Plastik

Baca: Setelah Jeda Selama Ramadan, Mulailah dengan Olahraga 1000 Langkah

Akan tetapi, sampai mendekati lebaran tidak kunjung diberikan. Sehingga akhirnya koordinator mengakui bahwa dirinya juga tidak mendapatkan kepastian dari pihak partai. Dan membiarkan para saksi untuk menagih sendiri hak mereka kepada pengurus Partai Demokrat Kota Jambi.

"Akhirnya oleh koordinator kami disuruh menghubungi sendiri ketua DPRD Kota dan Ketua DPC Demokrat Kota. Tapi tidak direspon sama sekali. Padahal kami ingin gunakan uang itu untuk lebaran kemarin," ujar Meliana.

Karena merasa haknya tidak akan diberikan. Dan upaya yang sudah dilakukan tidak ada tanggapan positif, maka Meliana pun meminta ketegasan dari pihak partai. Sebab, setelah ditelusuri bukan hanya dirinya, ada puluhan orang yang belum dibayar. Bahkan informasi yang diterimanya itu terjadi untuk saksi se kecamatan Kotabaru.

"Yang saya cari tau kabarnya ada 67 orang. Namun kata yang lain saya dengar, kurang bayar itu seluruh saksi kecamatan Kotabaru," ungkap Meliana.

Kini para saksi tersebut menunggu itikad baik dari pengurus partai Demokrat, khususnya Kota Jambi.

Sementara itu, Tribunjambi.com sudah dua hari berusaha mengkonfirmasi hal ini kepada pihak pengurus Demokrat Provinsi dan Ketua Demokrat Kota. Akan tetapi sampai hari kedua (15/6/2019) belum juga mendapatkan tanggapan.

Penulis: dunan
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved