Editorial

Kedepankan Persatuan Indonesia

Saat ini, khusunya usai rampungnya sengekta Pilpres 2019 Tak ada lagi 01 dan 02 tetapi 03, seperti sila di Pancasila, Persatuan Indonesia.

Kedepankan Persatuan Indonesia
KAI Kongres Advokat Indonesia
9 Hakim Mahkamah Konstitusi 

TRIBUNJAMBI.COM - SIDANG gugatan Pilpres 2019 hari ini (14/6) bakal digelar. Mahkamah Konstitusi bakal mulai menyidangkan gugatan dari pasangan capres-cawapres 02.

MK menyebutkan semua berkas bukti sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 yang masuk ke pihaknya telah rampung diverifikasi.

MK menyebutkan semua bukti telah diverifikasi oleh sedikitnya 700 anggota satuan tugas yang dibentuk khusus oleh MK dan pemeriksaan berlapis telah dilakukan oleh satgas.

Sidang pendahuluan ini akan mengundang pemohon, termohon, pihak terkait, dan juga Badan Pengawas Pemilu.

Dalam sengketa ini, tim hukum pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga menjadi pemohon.

Sedangkan termohon dalam kasus ini adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Sementara itu, tim hukum pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf akan menjadi pihak terkait.

Pada sidang gugatan ini pihak pemohon yakni capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dipastikan tidak tidak akan hadir.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandi Dahnil Anzar menyebutkan keputusan ini diambil agar sidang perselisihan hasil pilpres berjalan fokus.

Rangkaian sidang sengketa pilpres ini akan berlangsung terus hingga akhir Juni. Setelah sidang pendahuluan, MK akan menggelar sidang pemeriksaan atau pembuktian.

Halaman
12
Editor: deddy
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved